27.7 C
Jakarta
Thursday, April 3, 2025

Pemprov Kalteng Kucurkan Rp 150 Miliar per Kabupaten, Bukan Tunai tapi Program

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) menyiapkan anggaran Rp 150 miliar per kabupaten dan kota sebagai upaya pemerataan pembangunan. Dana tersebut tidak diberikan dalam bentuk tunai kepada pemerintah daerah, melainkan dialokasikan melalui program pembangunan yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing wilayah.

Wakil Gubernur Kalteng H Edy Pratowo menegaskan, skema ini bertujuan agar anggaran dapat digunakan secara efektif dan tepat sasaran.

“Nantinya kita realisasikan dalam bentuk program pembangunan, bukan dana segar yang langsung diterima kabupaten dan kota,” ujarnya usai rapat paripurna DPRD Kalteng, Jumat (7/3).

Menurut Edy, pendekatan ini memastikan pembangunan berjalan merata serta sesuai asas keadilan.

“Kami mendesain agar setiap kabupaten mendapat Rp 150 miliar dalam bentuk program pembangunan. Mana yang menjadi kewenangan kabupaten, silakan mereka jalankan, sedangkan untuk yang melibatkan provinsi, kita koordinasikan,” imbuhnya.

Baca Juga :  Royalti Tambang Terus Meningkat, Pemprov Optimistis Lampaui Target

Ia menambahkan, penggunaan anggaran tersebut akan disesuaikan dengan usulan dari masing-masing kabupaten dan kota. Namun, ada batasan kewenangan.

“Tergantung kebutuhan daerah yang mengusulkan, tetapi yang ditangani tetap sesuai dengan kewenangan provinsi,” jelasnya.

Edy juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota guna menghindari ketimpangan pembangunan di Kalteng.

“Prinsipnya, kita membangun Kalteng secara keseluruhan, mencakup 13 kabupaten dan satu kota. Ini yang kita tata agar lebih merata,” pungkasnya. (hfz)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) menyiapkan anggaran Rp 150 miliar per kabupaten dan kota sebagai upaya pemerataan pembangunan. Dana tersebut tidak diberikan dalam bentuk tunai kepada pemerintah daerah, melainkan dialokasikan melalui program pembangunan yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing wilayah.

Wakil Gubernur Kalteng H Edy Pratowo menegaskan, skema ini bertujuan agar anggaran dapat digunakan secara efektif dan tepat sasaran.

“Nantinya kita realisasikan dalam bentuk program pembangunan, bukan dana segar yang langsung diterima kabupaten dan kota,” ujarnya usai rapat paripurna DPRD Kalteng, Jumat (7/3).

Menurut Edy, pendekatan ini memastikan pembangunan berjalan merata serta sesuai asas keadilan.

“Kami mendesain agar setiap kabupaten mendapat Rp 150 miliar dalam bentuk program pembangunan. Mana yang menjadi kewenangan kabupaten, silakan mereka jalankan, sedangkan untuk yang melibatkan provinsi, kita koordinasikan,” imbuhnya.

Baca Juga :  Royalti Tambang Terus Meningkat, Pemprov Optimistis Lampaui Target

Ia menambahkan, penggunaan anggaran tersebut akan disesuaikan dengan usulan dari masing-masing kabupaten dan kota. Namun, ada batasan kewenangan.

“Tergantung kebutuhan daerah yang mengusulkan, tetapi yang ditangani tetap sesuai dengan kewenangan provinsi,” jelasnya.

Edy juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota guna menghindari ketimpangan pembangunan di Kalteng.

“Prinsipnya, kita membangun Kalteng secara keseluruhan, mencakup 13 kabupaten dan satu kota. Ini yang kita tata agar lebih merata,” pungkasnya. (hfz)

Terpopuler

Artikel Terbaru