alexametrics
25.3 C
Palangkaraya
Tuesday, August 9, 2022

Gubernur: Ormas Dayak Jangan Terpecah Belah

PALANGKA RAYA-Sebagai kepala daerah tentu saja Gubernur Kalteng H
Sugianto Sabran menginginkan wilayahnya aman dan masyarakatnya pun damai serta
sejahtera. Untuk itu, pihaknya meminta agar seluruh organisasi yang ada di Bumi
Tambun Bungai ini, dapat bersama-sama membangun Kalteng khususnya organisasi
Dayak.

Diungkapkannya,
organisasi-oragnisai Dayak di Kalteng ini tentunya sebagai contoh bagi
organiasi-organisasi lainnya. Sehingga kekuatan persatuan antar organisasi
Dayak ini harus terjalin dengan baik. Jangan sampai, antar organisasi Dayak
menjadi terpecah dan memberikan dampak serta citra yang tidak baik.

“Organisasi-organisasi di Kalteng
ini, harus ikut membangun Kalteng. Khususnya sesama organisasi Dayak sebagai
contoh dan patokan harus rukun, jangan sampai terpecah,” katanya di Aula Jayang
Tingang Kantor Gubernur Kalteng, belum lama ini.

Baca Juga :  Gubernur : Selamat Datang Bulan Ramadan, Selamat Menunaikan Ibadah Pua

Dijelaskannya, dalam menjaga
kerukunan tersebut, gubernur meminta agar tidak mencampuradukkan urusan agama.
Karena masalah agama menjadi urusan setiap manusia dengan Tuhan. Dengan
demikian, hilangkan perbedaan agama dalam menjaga kesatuan dan persatuan di
Bumi Pancasila ini. Sebab, Kalteng adalah daerah yang memang keberagamannya
luar biasa.

“Jika Kalteng ingin maju, maka
urusan perbedaan agama dihilangkan, termasuk perbedaan suku,” jelasnya.

Orang nomor satu di Kalteng ini
menyebut, dalam membangun Kalteng pihaknya mengaku tidak dapat mewujdukannya
seorang diri. Akan tetapi menurutnya, jajaran pemerintahan termasuk organisasi
dan masyarakat juga terlibat di dalamnya. Salah satunya dengan kerukunan
masyarakat menjadi cara membangun Kalteng ini, yakni membangun kebersamaan dan
kedamaian.

Baca Juga :  Kadinkes Kalteng Ingatkan Jurnalis Harus Patuhi Protokol Kesehatan

“Mari jalin komunikasi dengan
baik, kami selaku pemerintah tentu saja selama ini banyak memiliki kesalahan.
Mari bersama-sama membangun Kalteng ini,” pungkasnya. (abw/nto)

PALANGKA RAYA-Sebagai kepala daerah tentu saja Gubernur Kalteng H
Sugianto Sabran menginginkan wilayahnya aman dan masyarakatnya pun damai serta
sejahtera. Untuk itu, pihaknya meminta agar seluruh organisasi yang ada di Bumi
Tambun Bungai ini, dapat bersama-sama membangun Kalteng khususnya organisasi
Dayak.

Diungkapkannya,
organisasi-oragnisai Dayak di Kalteng ini tentunya sebagai contoh bagi
organiasi-organisasi lainnya. Sehingga kekuatan persatuan antar organisasi
Dayak ini harus terjalin dengan baik. Jangan sampai, antar organisasi Dayak
menjadi terpecah dan memberikan dampak serta citra yang tidak baik.

“Organisasi-organisasi di Kalteng
ini, harus ikut membangun Kalteng. Khususnya sesama organisasi Dayak sebagai
contoh dan patokan harus rukun, jangan sampai terpecah,” katanya di Aula Jayang
Tingang Kantor Gubernur Kalteng, belum lama ini.

Baca Juga :  Pemprov Kalteng Salurkan Rp722 Juta Bantuan Pendidikan, Ini Rinciannya

Dijelaskannya, dalam menjaga
kerukunan tersebut, gubernur meminta agar tidak mencampuradukkan urusan agama.
Karena masalah agama menjadi urusan setiap manusia dengan Tuhan. Dengan
demikian, hilangkan perbedaan agama dalam menjaga kesatuan dan persatuan di
Bumi Pancasila ini. Sebab, Kalteng adalah daerah yang memang keberagamannya
luar biasa.

“Jika Kalteng ingin maju, maka
urusan perbedaan agama dihilangkan, termasuk perbedaan suku,” jelasnya.

Orang nomor satu di Kalteng ini
menyebut, dalam membangun Kalteng pihaknya mengaku tidak dapat mewujdukannya
seorang diri. Akan tetapi menurutnya, jajaran pemerintahan termasuk organisasi
dan masyarakat juga terlibat di dalamnya. Salah satunya dengan kerukunan
masyarakat menjadi cara membangun Kalteng ini, yakni membangun kebersamaan dan
kedamaian.

Baca Juga :  Miliki Potensi Besar, Baznas Kalteng Diminta Tingkatkan Kesadaran Umat

“Mari jalin komunikasi dengan
baik, kami selaku pemerintah tentu saja selama ini banyak memiliki kesalahan.
Mari bersama-sama membangun Kalteng ini,” pungkasnya. (abw/nto)

Most Read

Artikel Terbaru

/