30.7 C
Jakarta
Thursday, April 3, 2025

Gugus Tugas Kabupaten Diminta Lebih Agresif Imbau Warga

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO Gubernur Kalteng H
Sugianto Sabran menegaskan bahwa Kepala Daerah bersama Forum Koordinasi
Pimpinan Daerah (Forkopimda) tingkat kabupaten kota, untuk terus membantu
melacak perkembangan Covid-19 di daerah masing-masing.

“Pelacakan
dengan melakukan pemetaan melalui rapid test dan swab massal, sehingga bisa
ditangani secara baik dan secepat mungkin,” katanya kepada media di Aula
Jaya Tingang Kantor Gubernur, Selasa (30/6).

Dengan demikian
diharapkan upaya pemutusan mata rantai penyebaran virus Corona, dapat berjalan
dengan baik di Bumi Tambun Bungai, berkat kerjasama semua unsur yang ada.

Gubernur juga
berharap para pasien untuk jujur menyampaikan apa adanya, saat menjalani
pemeriksaan oleh para petugas medis yang ada pada setiap fasilitas kesehatan
yang ada.

Baca Juga :  Alhamdulillah…,Kalteng Terima 2 Mesin ADM dari Mendagri

“Ini
tujuannya agar memudahkan para petugas medis dalam melakukan penanganan
terhadap pasien virus Corona,” ungkap orang nomor satu di Kalteng
tersebut.

Menurut
gubernur, saat ini Kalteng menjadi urutan kelima dengan kasus kematian
tertinggi di tanah air. Oleh karena itu, kondisi ini haris segera diselamatkan
dengan memberikan arahan penting kepada masyarakat.

“Kita
sebagai pimpinan untuk tak henti-hentinya menyampaikan arahan dan himbauan
selaku pimpinan di daerah, dengan hidup disiplin dan selalu mengutamakan
protokol kesehatan yang ada,” tegasnya.

Dirinya berharap
agar jangan sampai dengan rendahnya kedisiplinan mengakibatkan penyebaran virus
Corona di Kalteng kian masif dan bertambah banyak, bahkan tidak terkendali.

“Ini jangan
sampai terjadi karena rumah sakit kita sudah sangat minim akibat meningkatnya
kasus pasien terkonfirmasi positif. Belum lagi anggaran yang terus
terkuras,” bebernya.

Baca Juga :  PPID Diaktifkan, Pelayanan Semakin Terbuka dan Berkualitas

Okeh karena itu
untuk mengantisipasi hal ini, maka setiap kepala daerah untuk melakukan
sejumlah terobosan guna meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) sehingga
anggaran tetap tersedia dalam melakukan penanganan penting di daerah.

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO Gubernur Kalteng H
Sugianto Sabran menegaskan bahwa Kepala Daerah bersama Forum Koordinasi
Pimpinan Daerah (Forkopimda) tingkat kabupaten kota, untuk terus membantu
melacak perkembangan Covid-19 di daerah masing-masing.

“Pelacakan
dengan melakukan pemetaan melalui rapid test dan swab massal, sehingga bisa
ditangani secara baik dan secepat mungkin,” katanya kepada media di Aula
Jaya Tingang Kantor Gubernur, Selasa (30/6).

Dengan demikian
diharapkan upaya pemutusan mata rantai penyebaran virus Corona, dapat berjalan
dengan baik di Bumi Tambun Bungai, berkat kerjasama semua unsur yang ada.

Gubernur juga
berharap para pasien untuk jujur menyampaikan apa adanya, saat menjalani
pemeriksaan oleh para petugas medis yang ada pada setiap fasilitas kesehatan
yang ada.

Baca Juga :  Alhamdulillah…,Kalteng Terima 2 Mesin ADM dari Mendagri

“Ini
tujuannya agar memudahkan para petugas medis dalam melakukan penanganan
terhadap pasien virus Corona,” ungkap orang nomor satu di Kalteng
tersebut.

Menurut
gubernur, saat ini Kalteng menjadi urutan kelima dengan kasus kematian
tertinggi di tanah air. Oleh karena itu, kondisi ini haris segera diselamatkan
dengan memberikan arahan penting kepada masyarakat.

“Kita
sebagai pimpinan untuk tak henti-hentinya menyampaikan arahan dan himbauan
selaku pimpinan di daerah, dengan hidup disiplin dan selalu mengutamakan
protokol kesehatan yang ada,” tegasnya.

Dirinya berharap
agar jangan sampai dengan rendahnya kedisiplinan mengakibatkan penyebaran virus
Corona di Kalteng kian masif dan bertambah banyak, bahkan tidak terkendali.

“Ini jangan
sampai terjadi karena rumah sakit kita sudah sangat minim akibat meningkatnya
kasus pasien terkonfirmasi positif. Belum lagi anggaran yang terus
terkuras,” bebernya.

Baca Juga :  PPID Diaktifkan, Pelayanan Semakin Terbuka dan Berkualitas

Okeh karena itu
untuk mengantisipasi hal ini, maka setiap kepala daerah untuk melakukan
sejumlah terobosan guna meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) sehingga
anggaran tetap tersedia dalam melakukan penanganan penting di daerah.

Terpopuler

Artikel Terbaru