PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO โ Pemerintah Kota Palangkaraya terus melakukan pembangunan infrastruktur jalan. Apalagi belakangna ini, banyak keluhan masyarakat di media sosial terkait kerusakan jalan yang dinilai parah, namun belum juga diperbaiki oleh dinas terkait.
Menyikapi hal itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kota Palangkaraya, Albert Tombak mengungkapkan bahwa anggaran kontraktual pemeliharaan jalan sebesar satu miliar lebih.
โTapi itu kan masih belum mencukupi untuk kebutuhan di saat-saat seperti ini. Akhir-akhir ini intensitas hujan luar biasa dan kita sudah menganggarkan untuk pemeliharaan jalan seperti itu. Strategi kita adalah memelihara jalan-jalan yang sangat membahayakan pengguna jalan,โ jelasnya, Senin (27/11) kemarin.
Lebih lanjut Albert mengatakan bahwa sebaik apapun jalan yang dibangun, perlu juga keterlibatan masyarakat untuk ikut serta memelihara dan mengurangi intensitas penggunaan jalan dengan beban muatan berlebih. Hal ini menjadi salah satu kunci utama dalam memelihara jalan di kawasan perumahan.
Dia mengakui bahwa masyarakat telah meminta perbaikan jalan yang rusak untuk diaspal. Seperti di Jalan Menteng dan Jalan Bukit Raya ujung dan lainnya.
โAda tiga kawasan perlintasan pembangunan infrastruktur sumber daya bumi, yaitu di Jalan Temanggung Tilung, Jalan Panarung, dan Jalan Rajawali. Jalan Menteng merupakan salah satu jalan yang terkoneksi dengan Jalan Temanggung Tilung. Hanya saja, tentunya dengan keterbatasan anggaran, kita lakukan secara bertahap. Untuk kawasan Jalan Menteng I sampai dengan Jalan Menteng XXVI, kemudian Jalan Temanggung Tilung I sampai dengan Jalan Temanggung Tilung XXIII merupakan kawasan perlintasan sampai dengan saat ini,โbebernya.
Dirinya meminta kepada masyarakat untuk menunggu hingga tuntasnya program tersebut. Albert kembali menegaskan untuk anggaran khusus pemeliharaan jalan ada 2 pelaksanaan yang dilakukan oleh pihaknya.
โKhusus untuk pemeliharaan dengan swakelola dan kontraktual itu lebih kurang 2 miliar, lebih kurang ya. Karena ada yang kontraktual dan dilaksanakan secara swakelola,โucapnya.
Tetapi untuk rehab, Albert mengatakan ada beberapa kelas jalan dan perlu data. Itu ada datanya dari bagian Seksi bidang Bina Marga.(ana/hnd)