30.6 C
Jakarta
Tuesday, February 24, 2026

Waspada Pancaroba, Dinkes Palangka Raya Ingatkan Risiko ISPA Saat Ramadan

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Riduan. Mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi meningkatnya kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) saat memasuki musim pancaroba yang bertepatan dengan bulan Ramadan.

Menurut Riduan, perubahan cuaca yang tidak menentu seperti hujan dan panas secara bergantian, kerap memicu gangguan kesehatan, terutama batuk dan pilek.

“Biasanya kalau sudah masuk pancaroba, penyakit yang sering muncul itu ISPA, batuk, dan pilek karena perubahan cuaca hujan dan panas yang tidak menentu,” ujarnya, Selasa (24/2/2026).

Dia mengatakan, kondisi tersebut perlu diantisipasi dengan menjaga daya tahan tubuh, terlebih saat menjalankan ibadah puasa yang membuat pola makan dan minum berubah dari hari biasa.

Baca Juga :  Pentingnya Penggunaan Barang Milik Daerah yang Tepat Sasaran dan Sesuai Aturan

“Kita edukasi masyarakat, apalagi di bulan puasa. Saat berbuka sebaiknya jangan langsung minum yang merangsang batuk. Dianjurkan minum air hangat, teh hangat, atau air putih hangat terlebih dahulu,” jelasnya.

Dia juga mengimbau warga yang mengalami gejala batuk dan pilek agar tidak menunda pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

“Kalau memang sakit, silakan datang ke puskesmas terdekat, bawa BPJS, pasti dilayani. Jangan dibiarkan berlarut-larut,” tegasnya.

Electronic money exchangers listing

Dia berharap masyarakat tetap menjaga kondisi tubuh agar tetap prima selama pancaroba dengan memperhatikan asupan cairan dan pola hidup sehat.

“Harapan kita di musim pancaroba ini masyarakat bisa menjaga kondisi tubuh dengan cukup minum dan menjaga kesehatan, sehingga penyakit seperti ISPA bisa diminimalisir,” tutupnya. (adr)

Baca Juga :  Pemerintah Kota Terus Perkuat Sinergi Mewujudkan Kota Ramah dan Inklusif bagi Anak-Anak

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Riduan. Mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi meningkatnya kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) saat memasuki musim pancaroba yang bertepatan dengan bulan Ramadan.

Menurut Riduan, perubahan cuaca yang tidak menentu seperti hujan dan panas secara bergantian, kerap memicu gangguan kesehatan, terutama batuk dan pilek.

“Biasanya kalau sudah masuk pancaroba, penyakit yang sering muncul itu ISPA, batuk, dan pilek karena perubahan cuaca hujan dan panas yang tidak menentu,” ujarnya, Selasa (24/2/2026).

Electronic money exchangers listing

Dia mengatakan, kondisi tersebut perlu diantisipasi dengan menjaga daya tahan tubuh, terlebih saat menjalankan ibadah puasa yang membuat pola makan dan minum berubah dari hari biasa.

Baca Juga :  Pentingnya Penggunaan Barang Milik Daerah yang Tepat Sasaran dan Sesuai Aturan

“Kita edukasi masyarakat, apalagi di bulan puasa. Saat berbuka sebaiknya jangan langsung minum yang merangsang batuk. Dianjurkan minum air hangat, teh hangat, atau air putih hangat terlebih dahulu,” jelasnya.

Dia juga mengimbau warga yang mengalami gejala batuk dan pilek agar tidak menunda pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

“Kalau memang sakit, silakan datang ke puskesmas terdekat, bawa BPJS, pasti dilayani. Jangan dibiarkan berlarut-larut,” tegasnya.

Dia berharap masyarakat tetap menjaga kondisi tubuh agar tetap prima selama pancaroba dengan memperhatikan asupan cairan dan pola hidup sehat.

“Harapan kita di musim pancaroba ini masyarakat bisa menjaga kondisi tubuh dengan cukup minum dan menjaga kesehatan, sehingga penyakit seperti ISPA bisa diminimalisir,” tutupnya. (adr)

Baca Juga :  Pemerintah Kota Terus Perkuat Sinergi Mewujudkan Kota Ramah dan Inklusif bagi Anak-Anak

Terpopuler

Artikel Terbaru