27.7 C
Jakarta
Thursday, February 26, 2026

Wali Kota Pastikan Puskesmas Kayon Dibangun Tahun Ini dan Beroperasi 24 Jam Dilengkapi Rawat Inap

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Pemerintah Kota merespons sorotan pengamat terkait kondisi Puskesmas Kayon yang dinilai sudah kelebihan beban (overload) pasien.

Menjawab urgensi tersebut, Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin, memastikan bahwa Puskesmas Kayon akan segera direhabilitasi pada tahun ini dan ditingkatkan fasilitasnya menjadi layanan kesehatan 24 jam yang dilengkapi dengan rawat inap.

Menanggapi masukan tersebut, Fairid memberikan pernyataan yang sejalan dengan harapan pengamat. Ia membenarkan bahwa perbaikan layanan harus dimaksimalkan dan menjadikan Puskesmas Menteng sebagai standar perbaikan untuk fasilitas lainnya.

“Kalau untuk Puskesmas Kayon, tahun ini kami bangun seperti Puskesmas Menteng. Sesuai dengan harapan yang disampaikan para pengamat tadi agar pelayanan bisa lebih maksimal,” tegas fairid dalam keterangannya, Selasa (24/2/26).

Baca Juga :  Job Fair 2024 di Palangka Raya, Tersedia Sekitar 600 Lowongan Kerja dari Berbagai Sektor

Wali Kota menjanjikan solusi konkret untuk mengatasi masalah kelebihan beban pasien yang disorot. Dalam waktu dekat di tahun ini, Pemerintah Kota menargetkan agar Puskesmas Kayon bertransformasi menjadi fasilitas kesehatan dengan jam operasional penuh.

“Mudah-mudahan bisa di tahun ini terealisasi, kami akan menjadikan puskesmas itu 24 jam. Jadi bisa rawat inap juga,” tambahnya.

Wali Kota juga memaparkan rencana sinkronisasi fasilitas kesehatan. Puskesmas Kayon nantinya tidak akan berdiri sendiri, melainkan akan diintegrasikan dengan jaringan rumah sakit yang ada di wilayah tersebut.

Electronic money exchangers listing

Langkah ini diharapkan dapat memangkas hambatan birokrasi bagi pasien yang membutuhkan rujukan atau penanganan lanjutan, sekaligus menciptakan ekosistem kesehatan dan Smart Governance yang diidamkan.

Baca Juga :  Rute Baru Yogyakarta-Palangka Raya, Harapan Baru bagi Ekonomi Kalteng

Sebelumnya. Pengamat tata kelola pemerintahan Marvy. Menyoroti bahwa kualitas layanan prima kepada masyarakat belum sepenuhnya tercapai. Meskipun ia menilai rehabilitasi Puskesmas Menteng sebagai sebuah langkah yang sangat positif, ia mendesak agar fasilitas kesehatan lain yang krusial segera diperhatikan.

Menurut Marvy, Puskesmas Kayon adalah salah satu fasilitas yang paling mendesak untuk mendapat giliran perbaikan. Karena kondisinya yang sudah kelebihan beban pasien.

“Rehabilitasi beberapa fasilitas kesehatan seperti Puskesmas Menteng juga dapat diapresiasi. Namun ada beberapa fasilitas kesehatan yang juga kondisinya sudah tidak mampu menahan beban pasien, seperti pada Puskesmas Kayon,”pungkasnya (her)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Pemerintah Kota merespons sorotan pengamat terkait kondisi Puskesmas Kayon yang dinilai sudah kelebihan beban (overload) pasien.

Menjawab urgensi tersebut, Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin, memastikan bahwa Puskesmas Kayon akan segera direhabilitasi pada tahun ini dan ditingkatkan fasilitasnya menjadi layanan kesehatan 24 jam yang dilengkapi dengan rawat inap.

Menanggapi masukan tersebut, Fairid memberikan pernyataan yang sejalan dengan harapan pengamat. Ia membenarkan bahwa perbaikan layanan harus dimaksimalkan dan menjadikan Puskesmas Menteng sebagai standar perbaikan untuk fasilitas lainnya.

Electronic money exchangers listing

“Kalau untuk Puskesmas Kayon, tahun ini kami bangun seperti Puskesmas Menteng. Sesuai dengan harapan yang disampaikan para pengamat tadi agar pelayanan bisa lebih maksimal,” tegas fairid dalam keterangannya, Selasa (24/2/26).

Baca Juga :  Job Fair 2024 di Palangka Raya, Tersedia Sekitar 600 Lowongan Kerja dari Berbagai Sektor

Wali Kota menjanjikan solusi konkret untuk mengatasi masalah kelebihan beban pasien yang disorot. Dalam waktu dekat di tahun ini, Pemerintah Kota menargetkan agar Puskesmas Kayon bertransformasi menjadi fasilitas kesehatan dengan jam operasional penuh.

“Mudah-mudahan bisa di tahun ini terealisasi, kami akan menjadikan puskesmas itu 24 jam. Jadi bisa rawat inap juga,” tambahnya.

Wali Kota juga memaparkan rencana sinkronisasi fasilitas kesehatan. Puskesmas Kayon nantinya tidak akan berdiri sendiri, melainkan akan diintegrasikan dengan jaringan rumah sakit yang ada di wilayah tersebut.

Langkah ini diharapkan dapat memangkas hambatan birokrasi bagi pasien yang membutuhkan rujukan atau penanganan lanjutan, sekaligus menciptakan ekosistem kesehatan dan Smart Governance yang diidamkan.

Baca Juga :  Rute Baru Yogyakarta-Palangka Raya, Harapan Baru bagi Ekonomi Kalteng

Sebelumnya. Pengamat tata kelola pemerintahan Marvy. Menyoroti bahwa kualitas layanan prima kepada masyarakat belum sepenuhnya tercapai. Meskipun ia menilai rehabilitasi Puskesmas Menteng sebagai sebuah langkah yang sangat positif, ia mendesak agar fasilitas kesehatan lain yang krusial segera diperhatikan.

Menurut Marvy, Puskesmas Kayon adalah salah satu fasilitas yang paling mendesak untuk mendapat giliran perbaikan. Karena kondisinya yang sudah kelebihan beban pasien.

“Rehabilitasi beberapa fasilitas kesehatan seperti Puskesmas Menteng juga dapat diapresiasi. Namun ada beberapa fasilitas kesehatan yang juga kondisinya sudah tidak mampu menahan beban pasien, seperti pada Puskesmas Kayon,”pungkasnya (her)

Terpopuler

Artikel Terbaru