27.3 C
Jakarta
Tuesday, January 20, 2026

Fairid Naparin Soroti Minimnya Kegiatan Hari Besar Islam di Palangka Raya Sepanjang 2025

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, menyoroti masih terbatasnya pelaksanaan kegiatan hari besar Islam di Kota Palangka Raya sepanjang 2025.

Ia menitipkan harapan kepada Panitia Hari-Hari Besar Islam (PHBI) agar ke depan kegiatan keagamaan tersebut dapat lebih ditingkatkan.

“Selama 2025 ini, kegiatan hari besar Islam masih relatif kurang, sehingga saya menitipkan kepada PHBI bagaimana caranya agar pelaksanaannya bisa lebih meningkat dan dirasakan oleh masyarakat,” ujar Fairid Naparin, Jumat (16/1/2026).

Dia menegaskan bahwa peringatan hari besar Islam tidak seharusnya dipahami sebagai agenda seremonial semata, melainkan sebagai sarana membangun kualitas iman dan ibadah umat di tengah tantangan kehidupan modern.

Baca Juga :  Fairid: Mari Jaga Kamtibmas Kota Bersama-sama

“Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi bagian penting dalam penguatan iman, peningkatan ibadah, serta pembentukan karakter masyarakat yang religius,” katanya.

Orang nomor satu di Palangka Raya ini berharap PHBI dapat menyusun program-program keagamaan yang lebih variatif, inklusif, dan menyentuh langsung masyarakat, sehingga nilai-nilai keislaman dapat diimplementasikan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, PHBI, serta pengurus masjid dan mushalla menjadi kunci agar kegiatan hari besar Islam dapat terlaksana secara berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi umat.

Electronic money exchangers listing

“Dengan kerja sama yang baik, saya yakin kegiatan hari besar Islam di Palangka Raya bisa semakin semarak dan bermakna, sekaligus memperkuat iman dan ibadah umat,” tutupnya. (adr)

Baca Juga :  Diperiksa 13 Jam, Kadis ESDM Bungkam Saat Digiring ke Mobil Tahanan

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, menyoroti masih terbatasnya pelaksanaan kegiatan hari besar Islam di Kota Palangka Raya sepanjang 2025.

Ia menitipkan harapan kepada Panitia Hari-Hari Besar Islam (PHBI) agar ke depan kegiatan keagamaan tersebut dapat lebih ditingkatkan.

“Selama 2025 ini, kegiatan hari besar Islam masih relatif kurang, sehingga saya menitipkan kepada PHBI bagaimana caranya agar pelaksanaannya bisa lebih meningkat dan dirasakan oleh masyarakat,” ujar Fairid Naparin, Jumat (16/1/2026).

Electronic money exchangers listing

Dia menegaskan bahwa peringatan hari besar Islam tidak seharusnya dipahami sebagai agenda seremonial semata, melainkan sebagai sarana membangun kualitas iman dan ibadah umat di tengah tantangan kehidupan modern.

Baca Juga :  Fairid: Mari Jaga Kamtibmas Kota Bersama-sama

“Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi bagian penting dalam penguatan iman, peningkatan ibadah, serta pembentukan karakter masyarakat yang religius,” katanya.

Orang nomor satu di Palangka Raya ini berharap PHBI dapat menyusun program-program keagamaan yang lebih variatif, inklusif, dan menyentuh langsung masyarakat, sehingga nilai-nilai keislaman dapat diimplementasikan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, PHBI, serta pengurus masjid dan mushalla menjadi kunci agar kegiatan hari besar Islam dapat terlaksana secara berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi umat.

“Dengan kerja sama yang baik, saya yakin kegiatan hari besar Islam di Palangka Raya bisa semakin semarak dan bermakna, sekaligus memperkuat iman dan ibadah umat,” tutupnya. (adr)

Baca Juga :  Diperiksa 13 Jam, Kadis ESDM Bungkam Saat Digiring ke Mobil Tahanan

Terpopuler

Artikel Terbaru

/