28.7 C
Jakarta
Sunday, April 14, 2024

Palangka Raya Terendam Air saat Hujan, Wali Kota Ogah Dibilang Banjir

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO-Tiap kali terjadi hujan dengan intensitas tinggi di Kota Palangka Raya, sudah tentu akan menimbulkan genangan air di beberapa ruas jalan.  Ya, seperti halnya kondisi Jalan Tambun Bungai, Jalan Yos Sudarso, Jalan Murdjani, dan jalan-jalan lainnya  selalu tertutup oleh genangan air yang tak tertampung saluran drainase.

Mengetahui kondisi tersebut,  Walikota Palangka Raya, Fairid Naparin menegaskan bahwa hal itu bukanlah banjir. Akan tetapi genangan air. Dia mengakui kondisi itu karena disebabkan oleh saluran drainase yang tersumbat akibat sampah.

“Perlu saya garis bawahi bahwa hal tersebut merupakan genangan air, bukan banjir,”ujarnya.

Genangan air tersebut, menurutnya akan segera surut jika hujan usai. Sehingga kondisi jalan akan kembali seperti semula. Faktor utama penyebab genangan air itu, jelas dikatakan Fairid karena tersembatnya saluran drainase. Kendati demikian, dia berjanji akan segera bertindak cepat untuk menuntaskan permasalahan itu.

Baca Juga :  Pemanasan Global Jadi Potensi Pemicu Banjir Besar di Libya dan Yunani

“Inilah segera dilakukan penanganan, terutama kebersihan saluran drainase,”ujarnya, Rabu (15/3/2023).

Dalam upaya penanganan itu, dia mengaku bahwa pemerintah tidak dapat bekerja dengan sendirinya tanpa bantuan masyarakat. Oleh sebab itu, Wali Kota Palangka Raya ini, menginstruksikan upaya gotong royong untuk dilakukan mulai dari RT/RW.  Terutama dalam hal membersihkan saluran drainase di lingungan masing-masing.

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO-Tiap kali terjadi hujan dengan intensitas tinggi di Kota Palangka Raya, sudah tentu akan menimbulkan genangan air di beberapa ruas jalan.  Ya, seperti halnya kondisi Jalan Tambun Bungai, Jalan Yos Sudarso, Jalan Murdjani, dan jalan-jalan lainnya  selalu tertutup oleh genangan air yang tak tertampung saluran drainase.

Mengetahui kondisi tersebut,  Walikota Palangka Raya, Fairid Naparin menegaskan bahwa hal itu bukanlah banjir. Akan tetapi genangan air. Dia mengakui kondisi itu karena disebabkan oleh saluran drainase yang tersumbat akibat sampah.

“Perlu saya garis bawahi bahwa hal tersebut merupakan genangan air, bukan banjir,”ujarnya.

Genangan air tersebut, menurutnya akan segera surut jika hujan usai. Sehingga kondisi jalan akan kembali seperti semula. Faktor utama penyebab genangan air itu, jelas dikatakan Fairid karena tersembatnya saluran drainase. Kendati demikian, dia berjanji akan segera bertindak cepat untuk menuntaskan permasalahan itu.

Baca Juga :  Pemanasan Global Jadi Potensi Pemicu Banjir Besar di Libya dan Yunani

“Inilah segera dilakukan penanganan, terutama kebersihan saluran drainase,”ujarnya, Rabu (15/3/2023).

Dalam upaya penanganan itu, dia mengaku bahwa pemerintah tidak dapat bekerja dengan sendirinya tanpa bantuan masyarakat. Oleh sebab itu, Wali Kota Palangka Raya ini, menginstruksikan upaya gotong royong untuk dilakukan mulai dari RT/RW.  Terutama dalam hal membersihkan saluran drainase di lingungan masing-masing.

Terpopuler

Artikel Terbaru