25.8 C
Jakarta
Friday, July 19, 2024
spot_img

DPPKBP3APM Serukan Pencegahan Aksi Bullying Terhadap Anak

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO– Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (DPPKBP3APM) Kota Palangkaraya, Sahdin Hasan menyerukan stop tindakan bullying di lingkungan sekolah maupun sekitar kepada anak-anak.

Sebab, menurutnya perlakuan bullying dapat menyebabkan trauma mendasar bagi anak. Baik fisik maupun psikologis yang punya dampak buruk besar di kemudian hari. Dirinya memandang bahwa kasus bullying di Kota Palangkaraya menjadi prihatian khusus pihaknya. Hal tersebut, perlu upaya holistik dan integratif dalam pencegahan bullying.

Dikatakannya bahwa upaya untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas, bukan hanya tanggung jawab guru semata sebagai pendidik, namun seluruh sektor seperti orang tua sebagai pendidik utama. Kemudia ada juga peran pemerintah, dunia usaha, lembaga masyarakat, media, dan masyarakat pada umumnya.

Baca Juga :  Ngaku Jadi Korban Begal di Palangka Raya, Ternyata Ini Faktanya…

“Pencegahan bullying ini, dengan melakukan intervensi di satuan pendidikan. Pada kegiatan ini kami melakukan sosialisasi dan edukasi sekaligus pendampingan kepada guru-guru BK di tiap sekolah di Kota Palangkaraya. Agar bersama-sama melakukan pencegahan dan penanganan bullying,”ucapnya di sela kegiatan sosialisasi advokasi kebijakan dan pendampingan perempuan kewenangan kabupaten/kota di Kantor Kelurahan Langkai Kota Palangkaraya, Rabu (14/6/2023).

Dia mengatakan bahwa masyarakat harus memiliki pemahaman yang sama tentang apa itu arti kekerasan. Tak hanya itu, masyarakat juga perlu mengerti tentang pemenuhan hak anak dan intervensi yang harus dilakukan jika terjadi  bullying. Begitu pula dengan upaya pencegahannya.

Dengan demikian, bentuk sosialisasi dan edukasi seperti ini, kata Sahdin Hasan sangat perlu dilakukan untuk mengatasi bullying. Untuk itu, dia meminta segala hal tindak kekerasan bullying di sekolah, merupakan masalah yang harus segera ditangani secara tuntas. Pihaknya pun siap hadir untuk membantu menangani permasalahan tersebut.

Baca Juga :  Kualitas Udara Kota Palangkaraya Sangat Tidak Sehat

“Sebab, anak-anak kita menjadi asset. Menjadi sumber generasi penerus di kemudian hari untuk menggapai masa depan yang lebih baik,”katanya.

Sementara, guna mendukung program DPPKBP3APM Kota Palangkaraya dalam hal mengatasi bullying, Kelurahan Langkai Kota Palangkaraya siap untuk menjadikan wilayah tersebut sebagai wadah perlindungan anak.

“Apa yang disampaikan pak kadis tadi cukup jelas, dan kami Kelurahan Langkai siap menjadi kelurahan ramah anak,”ucap Lurah Langkai Kota Palangkaraya, Sri Wanti. (rin/hnd)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO– Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (DPPKBP3APM) Kota Palangkaraya, Sahdin Hasan menyerukan stop tindakan bullying di lingkungan sekolah maupun sekitar kepada anak-anak.

Sebab, menurutnya perlakuan bullying dapat menyebabkan trauma mendasar bagi anak. Baik fisik maupun psikologis yang punya dampak buruk besar di kemudian hari. Dirinya memandang bahwa kasus bullying di Kota Palangkaraya menjadi prihatian khusus pihaknya. Hal tersebut, perlu upaya holistik dan integratif dalam pencegahan bullying.

Dikatakannya bahwa upaya untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas, bukan hanya tanggung jawab guru semata sebagai pendidik, namun seluruh sektor seperti orang tua sebagai pendidik utama. Kemudia ada juga peran pemerintah, dunia usaha, lembaga masyarakat, media, dan masyarakat pada umumnya.

Baca Juga :  Ngaku Jadi Korban Begal di Palangka Raya, Ternyata Ini Faktanya…

“Pencegahan bullying ini, dengan melakukan intervensi di satuan pendidikan. Pada kegiatan ini kami melakukan sosialisasi dan edukasi sekaligus pendampingan kepada guru-guru BK di tiap sekolah di Kota Palangkaraya. Agar bersama-sama melakukan pencegahan dan penanganan bullying,”ucapnya di sela kegiatan sosialisasi advokasi kebijakan dan pendampingan perempuan kewenangan kabupaten/kota di Kantor Kelurahan Langkai Kota Palangkaraya, Rabu (14/6/2023).

Dia mengatakan bahwa masyarakat harus memiliki pemahaman yang sama tentang apa itu arti kekerasan. Tak hanya itu, masyarakat juga perlu mengerti tentang pemenuhan hak anak dan intervensi yang harus dilakukan jika terjadi  bullying. Begitu pula dengan upaya pencegahannya.

Dengan demikian, bentuk sosialisasi dan edukasi seperti ini, kata Sahdin Hasan sangat perlu dilakukan untuk mengatasi bullying. Untuk itu, dia meminta segala hal tindak kekerasan bullying di sekolah, merupakan masalah yang harus segera ditangani secara tuntas. Pihaknya pun siap hadir untuk membantu menangani permasalahan tersebut.

Baca Juga :  Kualitas Udara Kota Palangkaraya Sangat Tidak Sehat

“Sebab, anak-anak kita menjadi asset. Menjadi sumber generasi penerus di kemudian hari untuk menggapai masa depan yang lebih baik,”katanya.

Sementara, guna mendukung program DPPKBP3APM Kota Palangkaraya dalam hal mengatasi bullying, Kelurahan Langkai Kota Palangkaraya siap untuk menjadikan wilayah tersebut sebagai wadah perlindungan anak.

“Apa yang disampaikan pak kadis tadi cukup jelas, dan kami Kelurahan Langkai siap menjadi kelurahan ramah anak,”ucap Lurah Langkai Kota Palangkaraya, Sri Wanti. (rin/hnd)

spot_img
spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru