30.7 C
Jakarta
Thursday, April 3, 2025

Kasus ISPA Dimungkinkan Masih Bisa Meningkat

Dibuka 24 Jam, Posko Masker dan Oksigen Gratis untuk Masyarakat

PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO – Meski beberapa hari lalu Palangkaraya sempat diguyur hujan dank abut asap sempat menipis. Namun saat ini, kabut asap mulai terlihat lagi dan bau asap masih tercium menyengat.  Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangkaraya, Andjar Hari Purnomo.  Menyampaikan, bahwa 662 kasus ISPA dilaporkan terjadi pada minggu kedua bulan Oktober.

Jika di minggu kedua Oktober saja jumlah kasus sudah berada di angka 662, maka bukan tidak mungkin di akhir bulan nanti akan terjadi peningkatan atau bahkan melebihi kasus di bulan September yang berada di angka 2.675 kasus.

“Dari awal Oktober hingga minggu kedua, ada 662 kasus ISPA. Kami akan mendata kasus-kasus tersebut setiap minggunya. Kami akan berusaha mengupdate data setiap minggunya, dan bukan tidak mungkin jumlah ini akan bertambah dan bisa saja sama atau melebihi jumlah kasus di bulan September. Peningkatan ini karena kabut asap karena ada korelasinya, karena peningkatan kabut asap, maka terjadi juga peningkatan kasus ispa,” jelasnya saat ditemui di kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Collaborative Government Bidang Transportasi Publik 2023, di Ruang Kahayan III Swiss Bell Hotel Danum, Rabu (11/10).

Baca Juga :  Masuk Iklim Kering, Palangka Raya Siaga Karhutla

Andjar mengatakan peningkatan jumlah kasus ISPA ini disebabkan oleh peningkatan kabut asap. dimana peningkatan kabut asap ini juga berhubungan dengan peningkatan kasus ISPA. Dinkes telah berupaya memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat khususnya yang mengalami keluhan akibat kabut asap. Dengan membagikan masker dan menyediakan oksigen gratis di fasilitas kesehatan seperti puskesmas.

Selain itu, Pemkot melalui Dinkes juga telah membuka posko masker dan oksigen di Pustu Tanjung Nyaho di Jalan Yos Sudarso. Posko oksigen dan masker ini akan dibuka selama 24 jam. Dan akan memberikan pelayanan kesehatan atau memberikan oksigen dan masker kepada masyarakat yang membutuhkan secara gratis.(ana/*/)

PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO – Meski beberapa hari lalu Palangkaraya sempat diguyur hujan dank abut asap sempat menipis. Namun saat ini, kabut asap mulai terlihat lagi dan bau asap masih tercium menyengat.  Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangkaraya, Andjar Hari Purnomo.  Menyampaikan, bahwa 662 kasus ISPA dilaporkan terjadi pada minggu kedua bulan Oktober.

Jika di minggu kedua Oktober saja jumlah kasus sudah berada di angka 662, maka bukan tidak mungkin di akhir bulan nanti akan terjadi peningkatan atau bahkan melebihi kasus di bulan September yang berada di angka 2.675 kasus.

“Dari awal Oktober hingga minggu kedua, ada 662 kasus ISPA. Kami akan mendata kasus-kasus tersebut setiap minggunya. Kami akan berusaha mengupdate data setiap minggunya, dan bukan tidak mungkin jumlah ini akan bertambah dan bisa saja sama atau melebihi jumlah kasus di bulan September. Peningkatan ini karena kabut asap karena ada korelasinya, karena peningkatan kabut asap, maka terjadi juga peningkatan kasus ispa,” jelasnya saat ditemui di kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Collaborative Government Bidang Transportasi Publik 2023, di Ruang Kahayan III Swiss Bell Hotel Danum, Rabu (11/10).

Baca Juga :  Masuk Iklim Kering, Palangka Raya Siaga Karhutla

Andjar mengatakan peningkatan jumlah kasus ISPA ini disebabkan oleh peningkatan kabut asap. dimana peningkatan kabut asap ini juga berhubungan dengan peningkatan kasus ISPA. Dinkes telah berupaya memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat khususnya yang mengalami keluhan akibat kabut asap. Dengan membagikan masker dan menyediakan oksigen gratis di fasilitas kesehatan seperti puskesmas.

Selain itu, Pemkot melalui Dinkes juga telah membuka posko masker dan oksigen di Pustu Tanjung Nyaho di Jalan Yos Sudarso. Posko oksigen dan masker ini akan dibuka selama 24 jam. Dan akan memberikan pelayanan kesehatan atau memberikan oksigen dan masker kepada masyarakat yang membutuhkan secara gratis.(ana/*/)

Terpopuler

Artikel Terbaru