PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Pemerintah Kota Palangka Raya mulai mematangkan arah pembangunan daerah melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kota Palangka Raya 2027. Forum ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah untuk mempercepat pembangunan sekaligus memperkuat infrastruktur dan pelayanan publik bagi masyarakat.
Melalui Musrenbang RKPD 2027, Pemko Palangka Raya menargetkan pembangunan yang lebih terarah, terukur, dan mampu menjawab kebutuhan warga. Salah satu fokus utama yang disiapkan adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia serta penguatan sektor ekonomi daerah.
Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin melalui Wakil Wali Kota Achmad Zaini menjelaskan, arah pembangunan daerah disusun secara sistematis dengan menggunakan pendekatan pohon kinerja sebagai dasar perencanaan.
“Perencanaan pembangunan disusun secara sistematis melalui pohon kinerja agar arah pembangunan lebih jelas, terukur, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” kata Zaini, Kamis (12/3/2026).
Ia menyebutkan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi prioritas penting dalam pembangunan daerah, terutama melalui penguatan layanan pendidikan, kesehatan, serta pembangunan infrastruktur yang menunjang aktivitas masyarakat.
“Peningkatan kualitas SDM menjadi fokus utama karena berkaitan langsung dengan pelayanan pendidikan, kesehatan, serta pembangunan infrastruktur yang mendukung aktivitas masyarakat,” ujarnya.
Menurut Zaini, perkembangan kualitas hidup masyarakat Palangka Raya juga tercermin dari capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang terus menunjukkan tren positif.
“Pada tahun 2025, IPM Kota Palangka Raya tercatat mencapai 82,98, yang merupakan angka tertinggi di Provinsi Kalimantan Tengah,” jelasnya.
Selain pembangunan manusia, pemerintah kota juga memberi perhatian besar pada penguatan sektor ekonomi daerah untuk menjaga stabilitas pertumbuhan.
“Pertumbuhan ekonomi Kota Palangka Raya saat ini berada pada angka 6,62 persen dan menempati posisi ketiga tertinggi di tingkat provinsi. Ini didukung sektor perdagangan, jasa, serta industri yang terus berkembang,” pungkasnya. (adr)


