26.7 C
Jakarta
Wednesday, February 11, 2026

Abrasi Sungai Kahayan! Belasan Rumah di Flamboyan Bawah Terdampak, Jembatan di Pahandut Putus

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO  – Abrasi tebing Sungai Kahayan di Kawasan Flamboyan Bawah, Kelurahan Pahandut, menyebabkan belasan rumah terdampak dan memutus akses jembatan penghubung warga.

“Terkait abrasi yang terjadi di Kota Palangka Raya, itu memang menjadi tugas kami dan BPBD langsung merespons cepat untuk melakukan penanganan awal serta memastikan kondisi masyarakat di lokasi,” ujar Plt. Kepala Pelaksana BPBD Kota Palangka Raya, Hendrikus Satria Budi, Rabu (11/2/2026).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya segera melakukan kaji cepat di lokasi untuk mendata tingkat kerusakan dan potensi bahaya lanjutan pascakejadian.

“Dalam kaji cepat tersebut kami mengumpulkan berbagai data lapangan. Mulai dari kerusakan, potensi ancaman susulan, hingga kondisi sosial warga terdampak untuk dilaporkan kepada Wali Kota sebagai bahan pertimbangan kebijakan,” katanya.

Baca Juga :  Sosok Lelaki Berkepala Besar Bertanduk di Tiang Jembatan Kahayan

Berdasarkan pendataan sementara. Tercatat 11 unit rumah terdampak langsung akibat pengikisan tebing sungai dan satu jembatan kayu sepanjang kurang lebih 25 meter ambruk sehingga tidak dapat digunakan.

“Ini menjadi kesulitan tersendiri karena relokasi memang salah satu opsi, tetapi tidak mudah, apalagi sebagian masyarakat enggan meninggalkan tempat tinggalnya di bantaran sungai,” ungkapnya.

Akibat kondisi tersebut, sejumlah warga yang berada di titik paling rawan terpaksa mengungsi ke rumah keluarga terdekat guna menghindari risiko bahaya susulan.

Electronic money exchangers listing

“Secara prinsip, kawasan sempadan sungai tidak direkomendasikan untuk hunian, terlebih dengan kondisi permukiman yang cukup padat seperti di beberapa titik di Palangka Raya,” tambahnya.

BPBD Kota Palangka Raya terus berkoordinasi dengan instansi terkait di tingkat kota dan provinsi untuk merumuskan langkah penanganan darurat serta solusi jangka panjang.

Baca Juga :  Kelotok Tenggelam di Sungai Kahayan, Dua ABK Hilang

“Kami mengimbau masyarakat yang tinggal di bantaran sungai agar meningkatkan kewaspadaan, menghindari aktivitas di tebing rawan longsor, dan segera melapor jika melihat tanda-tanda retakan atau pergerakan tanah,” tutupnya. (adr)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO  – Abrasi tebing Sungai Kahayan di Kawasan Flamboyan Bawah, Kelurahan Pahandut, menyebabkan belasan rumah terdampak dan memutus akses jembatan penghubung warga.

“Terkait abrasi yang terjadi di Kota Palangka Raya, itu memang menjadi tugas kami dan BPBD langsung merespons cepat untuk melakukan penanganan awal serta memastikan kondisi masyarakat di lokasi,” ujar Plt. Kepala Pelaksana BPBD Kota Palangka Raya, Hendrikus Satria Budi, Rabu (11/2/2026).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya segera melakukan kaji cepat di lokasi untuk mendata tingkat kerusakan dan potensi bahaya lanjutan pascakejadian.

Electronic money exchangers listing

“Dalam kaji cepat tersebut kami mengumpulkan berbagai data lapangan. Mulai dari kerusakan, potensi ancaman susulan, hingga kondisi sosial warga terdampak untuk dilaporkan kepada Wali Kota sebagai bahan pertimbangan kebijakan,” katanya.

Baca Juga :  Sosok Lelaki Berkepala Besar Bertanduk di Tiang Jembatan Kahayan

Berdasarkan pendataan sementara. Tercatat 11 unit rumah terdampak langsung akibat pengikisan tebing sungai dan satu jembatan kayu sepanjang kurang lebih 25 meter ambruk sehingga tidak dapat digunakan.

“Ini menjadi kesulitan tersendiri karena relokasi memang salah satu opsi, tetapi tidak mudah, apalagi sebagian masyarakat enggan meninggalkan tempat tinggalnya di bantaran sungai,” ungkapnya.

Akibat kondisi tersebut, sejumlah warga yang berada di titik paling rawan terpaksa mengungsi ke rumah keluarga terdekat guna menghindari risiko bahaya susulan.

“Secara prinsip, kawasan sempadan sungai tidak direkomendasikan untuk hunian, terlebih dengan kondisi permukiman yang cukup padat seperti di beberapa titik di Palangka Raya,” tambahnya.

BPBD Kota Palangka Raya terus berkoordinasi dengan instansi terkait di tingkat kota dan provinsi untuk merumuskan langkah penanganan darurat serta solusi jangka panjang.

Baca Juga :  Kelotok Tenggelam di Sungai Kahayan, Dua ABK Hilang

“Kami mengimbau masyarakat yang tinggal di bantaran sungai agar meningkatkan kewaspadaan, menghindari aktivitas di tebing rawan longsor, dan segera melapor jika melihat tanda-tanda retakan atau pergerakan tanah,” tutupnya. (adr)

Terpopuler

Artikel Terbaru

/