PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Pemerintah Kota Palangka Raya menyatakan kesiapan untuk melaksanakan Program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) yang digagas Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, mengatakan bahwa pemerintah kota telah mengikuti pertemuan terkait pelaksanaan program tersebut dan Palangka Raya termasuk daerah yang dinilai siap.
“Beberapa hari yang lalu kita sudah mengikuti pertemuan, dan Palangka Raya jadi salah satu yang sebenarnya sudah siap,” ujarnya, Kamis (5/3/2026).
Kesiapan tersebut ditunjukkan melalui penyusunan data calon penerima bantuan yang telah dilakukan secara rinci oleh pemerintah kota.
“Bahkan kita sudah mencantumkan alamat, nama lengkap, koordinator dan lain-lain. Jadi pada prinsipnya data sudah siap di Kota Palangka Raya,” kata Fairid.
Pendataan penerima bantuan dilakukan menggunakan sistem by name by address guna memastikan identitas penerima tercatat secara jelas sehingga penyaluran bantuan dapat tepat sasaran.
“Memang verifikasi DTSEN itu dari pusat masih berjalan. Pembaruan data terus dilakukan,” jelasnya.
Meski demikian, pelaksanaan program tersebut masih menunggu proses verifikasi dari pemerintah pusat melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang saat ini masih berlangsung. (adr)
PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Pemerintah Kota Palangka Raya menyatakan kesiapan untuk melaksanakan Program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) yang digagas Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, mengatakan bahwa pemerintah kota telah mengikuti pertemuan terkait pelaksanaan program tersebut dan Palangka Raya termasuk daerah yang dinilai siap.
“Beberapa hari yang lalu kita sudah mengikuti pertemuan, dan Palangka Raya jadi salah satu yang sebenarnya sudah siap,” ujarnya, Kamis (5/3/2026).
Kesiapan tersebut ditunjukkan melalui penyusunan data calon penerima bantuan yang telah dilakukan secara rinci oleh pemerintah kota.
“Bahkan kita sudah mencantumkan alamat, nama lengkap, koordinator dan lain-lain. Jadi pada prinsipnya data sudah siap di Kota Palangka Raya,” kata Fairid.
Pendataan penerima bantuan dilakukan menggunakan sistem by name by address guna memastikan identitas penerima tercatat secara jelas sehingga penyaluran bantuan dapat tepat sasaran.
“Memang verifikasi DTSEN itu dari pusat masih berjalan. Pembaruan data terus dilakukan,” jelasnya.
Meski demikian, pelaksanaan program tersebut masih menunggu proses verifikasi dari pemerintah pusat melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang saat ini masih berlangsung. (adr)