SUKAMARA, PROKALTENG.CO – Pj Bupati Sukamara, Kaspinor menghadiri sosialisasi daftar pemilih tambahan pada Pemilu Tahun 2024. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Sukamara, belum lama ini.
Kaspinor mengutarakan, hak memilih pada Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2024, merupakan penerapan sistem pemerintahan demokrasi konstitusional. Hak dipilih dan memilih adalah hak dasar warga negara, sehingga harus menjadi perhatian serius penyelenggara.
“Karena Pemilu merupakan sarana pelaksanaan kedaulat- an rakyat untuk memilih calon pemimpin yang hendak menjalankan urusan pemerintahan berdasarkan konstitusi UUD 1945,” kata Kaspinor dalam sambutannya, belum lama ini.
Kaspinor mengungkapkan, bahwa proses pemutakhiran data pemilih pada pemilu 2024 melibatkan serangkaian tahapan, untuk memastikan bahwa daftar pemilih tetap akurat dan mutakhir.
Di mana daftar pemilih diawali dengan penyerahan Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) oleh Menteri Dalam Negeri dan Menteri Luar Negeri kepada KPU, untuk kemudian dilakukan pencocokan dan penelitian oleh KPU Kabupaten Sukamara. Khususnya, dengan melibatkan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia pemungutan Suara (PPS) dan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) se-Kabupaten Sukamara yang kemudian ditetapkan sebagai Daftar Pemilih Sementara (DPS).
“Akhirnya pada tanggal 20 Juni 2023 ditetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kabupaten Sukamara yaitu 44.463 pemilih. Pada saat ini tahapan yang sedang berjalan adalah penyusunan daftar pemilih tambahan, untuk melayani masyarakat yang ingin pindah memilih di sukamara pada hari pemungutan suara nanti,” ungkapnya.
Kaspinor berharap, pada Pemilu di tahun 2024 yang akan datang ini dapat berjalan dengan damai dan baik, sehingga penyelenggaran berjalan dengan lancar dan tentunya juga menghasilkan para pemimpin- pemimpin yang berkualitas dalam proses pemilihan.
“Mari kita bersama mewujudkan pemilu yang damai, aman, tenang serta kondusif di kabupaten yang kita cintai. Jangan ada yang memprovokasi maupun terprovokasi terhadap isu-isu Pemilu 2024 mendatang,” tandasnya. (kpg)