25.6 C
Jakarta
Sunday, April 6, 2025

Meringankan Beban Masyarakat Melalui GPM Serentak

KUALA PEMBUANG, PROKALTENG.CO – Penjabat (Pj) Bupati Seruyan, Djainuddin Noor diwakili Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Tunjarsyah membuka secara resmi Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dilaksanakan di Dinas Ketahanan Pengan dan Pertanian (DKPP) Seruyan, Senin (16/10).

Tunjarsyah mengatakan bahwa, pelaksanaan GMP Nasional dilaksanakan dalam rangka hari pangan sedunia tahun 2023.

Pasalnya, gerakan pangan murah ini dilaksanakan serentak di 411 titik oleh 38 dinas yang menangani urusan pangan provinsi dan 260 dinas yang menangani urusan pangan kabupaten atau kota.

“Adapun gerakan pangan murah merupakan upaya badan pangan nasional dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan, serta pengendalian inflasi dengan menggandeng stakeholder terkait,” katanya.

Baca Juga :  Lanjutkan Operasi Pasar Penyeimbang di Tiga Kecamatan

Jelasnya stakeholder terkait yang dimaksud antara lain dinas yang menangani pangan, Bulog, distributor pangan, petani, peternak, poktan, Gapoktan dan pelaku usaha pangan lainnya, untuk menyediakan pangan murah berkualitas kepada masyarakat dengan harga di bawah pasar, seperti beras, bawang merah, bawang putih, cabe, telur, minyak goreng dan lainnya.

“Semoga dengan adanya gerakan pangan murah ini dapat meringankan beban masyarakat, stabilnya harga dan pasokan serta terkendalinya inflasi,” pungkasnya. (ais/pri)

KUALA PEMBUANG, PROKALTENG.CO – Penjabat (Pj) Bupati Seruyan, Djainuddin Noor diwakili Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Tunjarsyah membuka secara resmi Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dilaksanakan di Dinas Ketahanan Pengan dan Pertanian (DKPP) Seruyan, Senin (16/10).

Tunjarsyah mengatakan bahwa, pelaksanaan GMP Nasional dilaksanakan dalam rangka hari pangan sedunia tahun 2023.

Pasalnya, gerakan pangan murah ini dilaksanakan serentak di 411 titik oleh 38 dinas yang menangani urusan pangan provinsi dan 260 dinas yang menangani urusan pangan kabupaten atau kota.

“Adapun gerakan pangan murah merupakan upaya badan pangan nasional dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan, serta pengendalian inflasi dengan menggandeng stakeholder terkait,” katanya.

Baca Juga :  Lanjutkan Operasi Pasar Penyeimbang di Tiga Kecamatan

Jelasnya stakeholder terkait yang dimaksud antara lain dinas yang menangani pangan, Bulog, distributor pangan, petani, peternak, poktan, Gapoktan dan pelaku usaha pangan lainnya, untuk menyediakan pangan murah berkualitas kepada masyarakat dengan harga di bawah pasar, seperti beras, bawang merah, bawang putih, cabe, telur, minyak goreng dan lainnya.

“Semoga dengan adanya gerakan pangan murah ini dapat meringankan beban masyarakat, stabilnya harga dan pasokan serta terkendalinya inflasi,” pungkasnya. (ais/pri)

Terpopuler

Artikel Terbaru