alexametrics
23.4 C
Palangkaraya
Friday, August 19, 2022

Bupati Yulhaidir: Jangan Cari Ikan dengan Menyetrum

KUALA PEMBUANG – Kabupaten Seruyan memiliki keindahan alam
yang cukup banyak, termasuk daerah perairan yang juga menjadi salah satu sumber
mata pencaharian bagi masyarakat lokal, yang berprofesi sebagai nelayan.
Meskipun demikian, Bupati Seruyan Yulhaidir tetap mengingatkan masyarakat,
khususnya nelayan, agar tidak mencari ikan dengan menggunakan alat setrum.

Hal ini kata dia, mengingat juga
keberhasilan Kabupaten Seruyan pada membudi daya bibit ikan pipih di Desa
Telaga Pulang, Kecamatan Danau Sembuluh. Hasil dari budi daya ini cukup bagus
yakni ukuran ikan mencapai sembilan centimeter.

Bupati mengajak sekaligus
mengimbau masyarakat, khususnya di kabupaten berjuluk Bumi Gawi Hatantiring
agar bisa menjaga lingkungan seperti sungai. Dia meminta agar tidak mencari
ikan dengan menggunakan alat yang melanggar undang-undang atau Illegal fishing
seperti halnya alat setrun maupun racun.

Baca Juga :  Ini Prioritas Pembangunan Kabupaten Seruyan Tahun 2022

“Saya mengimbau agar
masyarakat jangan menyetrum, dan meracun karena dampaknya anak-anak ikan juga
banyak mati,” kata Bupati Seruyan Yulhaidir, belum lama ini.

Orang nomor satu di Bumi Gawi
Hatantiring ini juga mengingatkan kepada masyarakat, agar bersama-sama untuk
menjaga lingkungan dengan tidak melakukan illegal fishing. “Oleh sebab itu
masyarakat juga agar bisa sama-sama menjaga atau melestarikan alam yang kita
miliki baik sungai maupun lainnya,” pungkasnya. (ais/ami/nto)

KUALA PEMBUANG – Kabupaten Seruyan memiliki keindahan alam
yang cukup banyak, termasuk daerah perairan yang juga menjadi salah satu sumber
mata pencaharian bagi masyarakat lokal, yang berprofesi sebagai nelayan.
Meskipun demikian, Bupati Seruyan Yulhaidir tetap mengingatkan masyarakat,
khususnya nelayan, agar tidak mencari ikan dengan menggunakan alat setrum.

Hal ini kata dia, mengingat juga
keberhasilan Kabupaten Seruyan pada membudi daya bibit ikan pipih di Desa
Telaga Pulang, Kecamatan Danau Sembuluh. Hasil dari budi daya ini cukup bagus
yakni ukuran ikan mencapai sembilan centimeter.

Bupati mengajak sekaligus
mengimbau masyarakat, khususnya di kabupaten berjuluk Bumi Gawi Hatantiring
agar bisa menjaga lingkungan seperti sungai. Dia meminta agar tidak mencari
ikan dengan menggunakan alat yang melanggar undang-undang atau Illegal fishing
seperti halnya alat setrun maupun racun.

Baca Juga :  Ini Prioritas Pembangunan Kabupaten Seruyan Tahun 2022

“Saya mengimbau agar
masyarakat jangan menyetrum, dan meracun karena dampaknya anak-anak ikan juga
banyak mati,” kata Bupati Seruyan Yulhaidir, belum lama ini.

Orang nomor satu di Bumi Gawi
Hatantiring ini juga mengingatkan kepada masyarakat, agar bersama-sama untuk
menjaga lingkungan dengan tidak melakukan illegal fishing. “Oleh sebab itu
masyarakat juga agar bisa sama-sama menjaga atau melestarikan alam yang kita
miliki baik sungai maupun lainnya,” pungkasnya. (ais/ami/nto)

Most Read

Artikel Terbaru

Merdeka Kepundungan

Momen HUT RI, Bangkit dari Keterpurukan

Gangguan Kesenangan

/