alexametrics
23.2 C
Palangkaraya
Monday, August 15, 2022

Pelamar CPNS di Pulpis Menurun, 2000 Pendaftar Rebutkan 143 Formasi

PULANG PISAU–Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Pulang Pisau H
Saripudin mengungkapkan, dari 143 formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Kabupaten
Pulang Pisau semua terisi.

“Artinya tidak ada formasi yang
mengalami kekosongan pelamar. Untuk jumlah pelamar sendiri lebih dari 2000
permohonan,” kata Saripudin saat dikonfirmasi di sela-sela penyerahan DIPA
untuk instansi vertikal di lingkup pemkab Pulang Pisau, Kamis (28/11).

Saripudin mengaku, jumlah pelamar
CPNS tahun ini mengalami penurunan dari tahun sebelumnya. “Kalau tahun dahulu
sampai 6000 lebih. Harapan kami dari 143 formasi itu semuanya nanti terisi,”
harap dia.

Ketika disinggung berapa pelamar
yang tidak memenuhi persyaratan administrasi, Saripudin mengaku pihaknya masuk
melakukan inventarisasi. “Berkas sedang kami inventarisasi karena ada yang
tidak sesuai persyaratan yang ditentukan,” ucapnya.

Baca Juga :  Perlu Penguatan Koordinasi Stakeholder Untuk Wujudkan KLA

Saat dikonfirmasi terkait
pelaksanaan ujian, dia mengaku pihaknya masih melakukan kerja sama dengan BKN
Palangka Raya. “Kami belum memiliki sarana penunjang untuk tes. Nanti tes akan
dilaksanakan di Palangka Raya,” tandasnya. (art/ila/nto)

PULANG PISAU–Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Pulang Pisau H
Saripudin mengungkapkan, dari 143 formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Kabupaten
Pulang Pisau semua terisi.

“Artinya tidak ada formasi yang
mengalami kekosongan pelamar. Untuk jumlah pelamar sendiri lebih dari 2000
permohonan,” kata Saripudin saat dikonfirmasi di sela-sela penyerahan DIPA
untuk instansi vertikal di lingkup pemkab Pulang Pisau, Kamis (28/11).

Saripudin mengaku, jumlah pelamar
CPNS tahun ini mengalami penurunan dari tahun sebelumnya. “Kalau tahun dahulu
sampai 6000 lebih. Harapan kami dari 143 formasi itu semuanya nanti terisi,”
harap dia.

Ketika disinggung berapa pelamar
yang tidak memenuhi persyaratan administrasi, Saripudin mengaku pihaknya masuk
melakukan inventarisasi. “Berkas sedang kami inventarisasi karena ada yang
tidak sesuai persyaratan yang ditentukan,” ucapnya.

Baca Juga :  Disdik Perkenalkan Aplikasi Si-Gunadi

Saat dikonfirmasi terkait
pelaksanaan ujian, dia mengaku pihaknya masih melakukan kerja sama dengan BKN
Palangka Raya. “Kami belum memiliki sarana penunjang untuk tes. Nanti tes akan
dilaksanakan di Palangka Raya,” tandasnya. (art/ila/nto)

Most Read

Artikel Terbaru

/