PULANG PISAU, PROKALTENG.CO – Keberhasilan petani Desa Henda membudidayakan semangka di lahan yang sebelumnya tidak dimanfaatkan menjadi perhatian Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Pulang Pisau.
Capaian tersebut diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat dalam mengembangkan lahan tidur menjadi sumber ekonomi produktif.
Kepala Distan Kabupaten Pulang Pisau, Tata Ali Sumitra, mengatakan keberhasilan petani binaan di Desa Henda membuktikan bahwa lahan yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal dapat menjadi sumber pendapatan baru apabila dikelola dengan baik.
“Dorongan kami kepada masyarakat adalah melihat hasil semangka dari petani binaan di Desa Henda. Harapan kami, keberhasilan ini dapat memicu daerah lain untuk mengikuti jejak petani Desa Henda dalam budidaya semangka,” ujar Tata, baru-baru ini.
Menurutnya, potensi pengembangan semangka masih terbuka lebar di berbagai wilayah Pulang Pisau. Karena itu, pihaknya terus mendorong masyarakat agar tidak membiarkan lahan kosong terbengkalai, melainkan memanfaatkannya untuk usaha pertanian yang produktif.
Selain itu, ia menilai pola tanam semangka perlu diarahkan lebih berkelanjutan dan tidak hanya berorientasi pada musim atau momentum tertentu. Produksi yang berlangsung sepanjang tahun diyakini mampu menjaga pasokan sekaligus meningkatkan peluang keuntungan bagi petani.
“Selama ini siklus tanamnya hanya mengandalkan momen tertentu, misalnya menjelang bulan puasa. Harapan kami pola seperti ini bisa diubah agar produksi lebih stabil sepanjang tahun,” katanya.
Tata menambahkan, semangka memiliki prospek pasar yang menjanjikan, terutama saat musim kemarau. Kandungan air yang tinggi membuat buah ini banyak dicari masyarakat untuk membantu menjaga kebutuhan cairan tubuh di tengah cuaca panas.
“Dengan kondisi cuaca sekarang, semangka sangat baik untuk menjaga hidrasi tubuh. Selain menyegarkan, juga menyehatkan,” tuturnya.
Melalui penguatan sektor hortikultura, Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau berkomitmen mendorong pemanfaatan lahan tidur sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.
Keberhasilan Desa Henda diharapkan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk mengembangkan komoditas unggulan yang mampu menggerakkan perekonomian masyarakat. (art/kpg)


