PULANG PISAU, PROKALTENG.CO – Bencana banjir yang melanda Kecamatan Banama Tingang (Banting) dan Kecamatan Kahayan Tengah (Kahteng) mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau.
Sebagai bentuk perhatian terhadap masyarakat terdampak banjir, Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau segera menyalurkan bantuan beras kepada masyarakat terdampak banjir di dua kecamatan tersebut.
"Insya Allah, Senin (13/9) kami akan menggelar rapat bersama pihak terkait untuk persiapan penyaluran beras kepada masyarakat terdampak banjir," kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pulang Pisau Salahudin, Minggu (12/9).
Dia juga mengaku, pihaknya telah menerima data korban terdampak banjir di wilayah tersebut. “Data dari data laporan Kepala Desa (Kades) tercatat ada 3.047 jiwa dari 648 KK terdampak korban banjir di Kecamatan Banama Tingang dan Kahayan Tengah,” kata dia.
Salahudin menyebutkan, masyarakat terdampak banjir di antaranya di Desa Tangkahen sebanyak 175 jiwa dari 35 KK, Bawan, 30 KK dengan total 150 jiwa, Pahawan 35 KK dengan jumlah 175 jiwa, Desa Ramang 191 KK dengan terdampak 955 jiwa, Hurung 57 KK, dengan jumlah 285 jiwa.
Selanjutnya, desa Hanua 144 KK dan jiwa 720, Lawang Uru 35 KK dengan jumlah terdampak 140 jiwa, Goha 10 KK dengan jumlah 50 jiwa, dan Desa Tambak dengan 111 KK dan korban terdampak banjir berjumlah 397 jiwa.
“Sehingga total dari 9 desa terdampak banjir terdapat 648 KK dengan jumlah 3.047 jiwa. Sebanyak 3.047 jiwa dari 648 KK itu merupakan data sementara yang disampaikan 9 Kades di Kecamatan Banama Tingang dan Kahayan Tengah,” ungkap Salahudin.