24.2 C
Jakarta
Sunday, April 6, 2025

Hermon Kunjungi Pabrik Pengolahan Kakao dan Kopi

PURUK CAHU,PROKALTENG.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mura dipimpin Penjabat (Pj) Bupati Hermon mengunjungi serta melihat, berbagai mesin hingga pabrik pengolahan kakao dan kopi di Pusat Penelitian Kopi dan Kakao (Puslitkoka) Indonesia PT Riset Perkebunan Nusantara Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur, Jumat (12/7) lalu.

Saat peninjauannya, Hermon didampingi oleh kepala OPD, camat dan jajaran pegawai lingkup Pemkab lainnya. Edy suahrianto Kepala Sub Bagian (Kasubag) produksi, mesin dan produk hilir satu Pusat Penelitian Kopi dan Kakao (Puslitkoka) Indonesia PT Riset Perkebunan Nusantara, mendampingi Pj Bupati Murung Raya kemudian menjelaskan secara detail nama dan fungsi dari setiap masin yang ada di sana.

Diantaranya, mesin pengupas kulit buah kopi dengan kapasitas 200 kg/jam dan mesin pemecah buah kakao, pemisah biji kapasitas 1,5 ton/ jam, mesin sortasi biji kakao kapasitas 1,2 ton/jam, dan berbegai jenis mesin lainnya beserta hargannya.

Baca Juga :  Evaluasi Birokrasi Wujudkan Organisasi yang Efektif

Termasuk juga kopi hasil melalui hewan luwak. Sedangkan untuk pabrik pengolahan kakao dan kopi dilakukan pendampingan oleh, Dwi Pujiastuti yang menjabat sebagai penanggungjawab pengolahan di Puslitkakao Indonesia.

Di pabrik itu dengan menggunakan pakaian khusus didalam pabrik, Pj bupati beserta penjabat lainnya kemudian penanggungjawab pengolahan, Dwi Pujiastuti menjelaskan setiap tahap pengolahan buah coklat dan kopi menggunakan mesin hingga pengemasan produk yang dijual.

Hermon usai peninjauan mengatakan, sangat bersyukur bisa hadir di Puslitkakao Indonesia. Ia berharap banyak setelah kunjungan ini, melalui kerjasama dengan Pemkab Jember dan Puslitkakao Indonesia untuk melakukan pengembangan dan membuat sebuah produk baru untuk Murung Raya.

Pemkab Mirung Raya dan Puslitkakao Indonesia telah menyepakati MoU dan PKS kerjasama, untuk memproduksi terutama tanaman coklat dan Kopi Murung Raya.

Baca Juga :  Hadapi Tantangan Ketahanan Pangan, Pemkab Mura Gelar GPM

“Nanti Murung Raya ketika telah mampu menghasilkan buah kopi dan coklat yang banyak pihaknya akan mengirimkan bahan bakunya ke Puslitkakao ini, untuk diproses agar bisa menghasilkan produk coklat Murung Raya,” cetusnya.

Dia berharap suatu saat punya pabrik yang nanti bisa dikembangkan di Kabupaten Murung Raya, ketika skala perkebunan tanaman coklat dan kopi sudah mumpuni.

Ditambahkannya, bahwa petani-petani yang ada di Murung Raya dengan penyiapan lahan, keterlibatan masyarakat, pemerintah dan bahkan dunia usaha, maka pihaknya nanti akan mengembangkan secara masif perkembangan kakau yang ada di Kabupaten Murung Raya, Provinsi Kalimantan Tengah.

“Kami sangat berharap masyarakat Murung Raya bisa maju sejahtera dengan komoditas kopi dan kakao yang didampingi oleh Puslitkakao Indonesia,” tukasnya. (dad/kpg)

PURUK CAHU,PROKALTENG.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mura dipimpin Penjabat (Pj) Bupati Hermon mengunjungi serta melihat, berbagai mesin hingga pabrik pengolahan kakao dan kopi di Pusat Penelitian Kopi dan Kakao (Puslitkoka) Indonesia PT Riset Perkebunan Nusantara Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur, Jumat (12/7) lalu.

Saat peninjauannya, Hermon didampingi oleh kepala OPD, camat dan jajaran pegawai lingkup Pemkab lainnya. Edy suahrianto Kepala Sub Bagian (Kasubag) produksi, mesin dan produk hilir satu Pusat Penelitian Kopi dan Kakao (Puslitkoka) Indonesia PT Riset Perkebunan Nusantara, mendampingi Pj Bupati Murung Raya kemudian menjelaskan secara detail nama dan fungsi dari setiap masin yang ada di sana.

Diantaranya, mesin pengupas kulit buah kopi dengan kapasitas 200 kg/jam dan mesin pemecah buah kakao, pemisah biji kapasitas 1,5 ton/ jam, mesin sortasi biji kakao kapasitas 1,2 ton/jam, dan berbegai jenis mesin lainnya beserta hargannya.

Baca Juga :  Evaluasi Birokrasi Wujudkan Organisasi yang Efektif

Termasuk juga kopi hasil melalui hewan luwak. Sedangkan untuk pabrik pengolahan kakao dan kopi dilakukan pendampingan oleh, Dwi Pujiastuti yang menjabat sebagai penanggungjawab pengolahan di Puslitkakao Indonesia.

Di pabrik itu dengan menggunakan pakaian khusus didalam pabrik, Pj bupati beserta penjabat lainnya kemudian penanggungjawab pengolahan, Dwi Pujiastuti menjelaskan setiap tahap pengolahan buah coklat dan kopi menggunakan mesin hingga pengemasan produk yang dijual.

Hermon usai peninjauan mengatakan, sangat bersyukur bisa hadir di Puslitkakao Indonesia. Ia berharap banyak setelah kunjungan ini, melalui kerjasama dengan Pemkab Jember dan Puslitkakao Indonesia untuk melakukan pengembangan dan membuat sebuah produk baru untuk Murung Raya.

Pemkab Mirung Raya dan Puslitkakao Indonesia telah menyepakati MoU dan PKS kerjasama, untuk memproduksi terutama tanaman coklat dan Kopi Murung Raya.

Baca Juga :  Hadapi Tantangan Ketahanan Pangan, Pemkab Mura Gelar GPM

“Nanti Murung Raya ketika telah mampu menghasilkan buah kopi dan coklat yang banyak pihaknya akan mengirimkan bahan bakunya ke Puslitkakao ini, untuk diproses agar bisa menghasilkan produk coklat Murung Raya,” cetusnya.

Dia berharap suatu saat punya pabrik yang nanti bisa dikembangkan di Kabupaten Murung Raya, ketika skala perkebunan tanaman coklat dan kopi sudah mumpuni.

Ditambahkannya, bahwa petani-petani yang ada di Murung Raya dengan penyiapan lahan, keterlibatan masyarakat, pemerintah dan bahkan dunia usaha, maka pihaknya nanti akan mengembangkan secara masif perkembangan kakau yang ada di Kabupaten Murung Raya, Provinsi Kalimantan Tengah.

“Kami sangat berharap masyarakat Murung Raya bisa maju sejahtera dengan komoditas kopi dan kakao yang didampingi oleh Puslitkakao Indonesia,” tukasnya. (dad/kpg)

Terpopuler

Artikel Terbaru