NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Ada pemandangan menarik dalam kunjungan kerja Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra ke Kendal, Jawa Tengah, baru-baru ini. Bukan sekadar peninjauan formal, kunjungan ke peternakan ayam ras tersebut ternyata menjadi ajang “reuni” antara sang bupati dengan rekan lamanya.
Peternakan yang ditinjau Rizky dikelola oleh seorang pengusaha lokal yang sudah ia kenal jauh sebelum dirinya terjun ke dunia pemerintahan. Menariknya, keduanya dulu merupakan rekan sejawat yang sama-sama berkecimpung di dunia otomotif. Kini, pertemuan mereka tidak lagi membahas deru mesin, melainkan soal tata kelola pangan dan distribusi telur.
Dalam kunjungannya, Bupati Rizky melihat langsung seluruh proses produksi, mulai dari perawatan ayam, manajemen pakan, hingga sistem distribusi. Ia mengungkapkan bahwa sektor peternakan ayam ras memiliki nilai strategis yang sangat tinggi bagi Kabupaten Lamandau.
“Mayoritas pasokan telur ayam ras di Lamandau berasal dari peternakan (di Jawa) seperti ini. Ini membuktikan bahwa potensi ekonominya sangat nyata. Tugas kita ke depan adalah mendorong pengelolaan yang lebih terstruktur agar dampaknya terasa langsung bagi masyarakat di daerah,” ujar Rizky, Jumat (30/1).
Bupati menekankan bahwa model bisnis peternakan profesional di Kendal ini harus menjadi inspirasi bagi Kabupaten Lamandau. Ia ingin sektor peternakan tidak lagi dipandang sebagai usaha sampingan atau tradisional, melainkan industri yang dikelola secara kolektif.
“Model usaha seperti ini, sangat bisa dikembangkan melalui koperasi, BUMDes, maupun kelompok ternak. Pemerintah daerah siap memberikan pendampingan, penguatan kelembagaan, hingga akses pasar,” tegasnya.
Kunjungan ini diharapkan menjadi pelecut semangat bagi warga Lamandau untuk melihat peluang usaha peternakan secara profesional. Dengan kolaborasi antara pemerintah desa dan pelaku usaha, sektor peternakan diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi baru yang berkelanjutan di Bumi Bahaum Bakuba. (bib)

