Jadikan Silaturahmi Langkah Awal untuk Bergerak Lebih Kompak Dalam Membangun Daerah Lebih Maju

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra. Menekankan bahwa momen perayaan Idulfitri atau Lebaran Tahun 2026 ini memiliki makna yang jauh lebih dalam dari sekadar tradisi tahunan.

Baginya, hari kemenangan ini adalah waktu yang tepat bagi seluruh lapisan masyarakat untuk meleburkan ego dan kembali merajut tali persaudaraan yang mungkin sempat merenggang. Ia mengingatkan. Bahwa euforia hari raya jangan sampai berhenti pada aspek seremonial semata, tetapi harus menyentuh substansi kemanusiaan.

Menurut Rizky, esensi utama dari Lebaran adalah silaturahmi yang tulus. Dalam berbagai kesempatan bertemu warga, ia menyampaikan bahwa berjabat tangan dan saling memaafkan merupakan fondasi penting dalam membangun daerah.

“Saya berharap semangat kebersamaan ini tidak luntur seiring berakhirnya masa libur panjang, melainkan menjadi energi baru yang positif dalam menjalani kehidupan sosial sehari-hari di Kabupaten Lamandau,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (25/3).

Baca Juga :  Johansyah Ajak Masyarakat Pererat Silaturahmi

Bupati muda ini menyoroti. Bahwa keberagaman yang ada di Lamandau adalah kekayaan yang harus dijaga melalui persatuan yang kokoh. Silaturahmi lintas tokoh, agama, dan golongan selama Idulfitri menjadi bukti nyata bahwa perbedaan bukanlah penghalang untuk tetap hidup rukun.

“Kita ingin menjadikan momen ini sebagai perekat yang membuat kita semakin solid sebagai satu keluarga besar,” ujar Rizky di sela-sela kegiatannya.

Suasana hangat pun terpancar saat Rizky membuka pintu komunikasi dan menyapa warga secara langsung tanpa sekat protokoler yang kaku. Ia tampak berbaur, mendengarkan aspirasi, serta berbagi cerita dengan masyarakat yang datang berkunjung.

Electronic money exchangers listing

Interaksi ini bukan hanya sekadar formalitas jabatan, melainkan bentuk kedekatan emosional antara pemimpin dan rakyatnya yang ingin terus ia pupuk demi stabilitas daerah.

Baca Juga :  Kerja sama Seluruh Stakeholder Sangat Krusial Memberantas Peredaran Narkoba di Lamandau

Ia juga mengajak masyarakat untuk merefleksikan kembali nilai-nilai kesabaran dan keikhlasan yang telah dilatih selama bulan suci Ramadan. Dengan membawa nilai-nilai tersebut ke dalam interaksi sosial, Rizky yakin kerukunan di “Bumi Bahaum Bakuba” akan tetap terjaga dengan baik.

Hal ini dianggap krusial untuk mendukung kelancaran berbagai program pembangunan dan kesejahteraan yang sedang diupayakan pemerintah daerah.

Menutup pesannya, Rizky Aditya Putra mengapresiasi kondusivitas wilayah yang terjaga selama perayaan Lebaran berlangsung. Ia berharap kedamaian dan rasa persaudaraan yang dirasakan saat ini dapat terus dipertahankan secara konsisten.

“Mari kita jadikan silaturahmi ini sebagai langkah awal untuk bergerak lebih kompak lagi dalam membangun daerah ke arah yang lebih baik dan lebih maju,” pungkasnya. (bib)

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra. Menekankan bahwa momen perayaan Idulfitri atau Lebaran Tahun 2026 ini memiliki makna yang jauh lebih dalam dari sekadar tradisi tahunan.

Baginya, hari kemenangan ini adalah waktu yang tepat bagi seluruh lapisan masyarakat untuk meleburkan ego dan kembali merajut tali persaudaraan yang mungkin sempat merenggang. Ia mengingatkan. Bahwa euforia hari raya jangan sampai berhenti pada aspek seremonial semata, tetapi harus menyentuh substansi kemanusiaan.

Menurut Rizky, esensi utama dari Lebaran adalah silaturahmi yang tulus. Dalam berbagai kesempatan bertemu warga, ia menyampaikan bahwa berjabat tangan dan saling memaafkan merupakan fondasi penting dalam membangun daerah.

Electronic money exchangers listing

“Saya berharap semangat kebersamaan ini tidak luntur seiring berakhirnya masa libur panjang, melainkan menjadi energi baru yang positif dalam menjalani kehidupan sosial sehari-hari di Kabupaten Lamandau,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (25/3).

Baca Juga :  Johansyah Ajak Masyarakat Pererat Silaturahmi

Bupati muda ini menyoroti. Bahwa keberagaman yang ada di Lamandau adalah kekayaan yang harus dijaga melalui persatuan yang kokoh. Silaturahmi lintas tokoh, agama, dan golongan selama Idulfitri menjadi bukti nyata bahwa perbedaan bukanlah penghalang untuk tetap hidup rukun.

“Kita ingin menjadikan momen ini sebagai perekat yang membuat kita semakin solid sebagai satu keluarga besar,” ujar Rizky di sela-sela kegiatannya.

Suasana hangat pun terpancar saat Rizky membuka pintu komunikasi dan menyapa warga secara langsung tanpa sekat protokoler yang kaku. Ia tampak berbaur, mendengarkan aspirasi, serta berbagi cerita dengan masyarakat yang datang berkunjung.

Interaksi ini bukan hanya sekadar formalitas jabatan, melainkan bentuk kedekatan emosional antara pemimpin dan rakyatnya yang ingin terus ia pupuk demi stabilitas daerah.

Baca Juga :  Kerja sama Seluruh Stakeholder Sangat Krusial Memberantas Peredaran Narkoba di Lamandau

Ia juga mengajak masyarakat untuk merefleksikan kembali nilai-nilai kesabaran dan keikhlasan yang telah dilatih selama bulan suci Ramadan. Dengan membawa nilai-nilai tersebut ke dalam interaksi sosial, Rizky yakin kerukunan di “Bumi Bahaum Bakuba” akan tetap terjaga dengan baik.

Hal ini dianggap krusial untuk mendukung kelancaran berbagai program pembangunan dan kesejahteraan yang sedang diupayakan pemerintah daerah.

Menutup pesannya, Rizky Aditya Putra mengapresiasi kondusivitas wilayah yang terjaga selama perayaan Lebaran berlangsung. Ia berharap kedamaian dan rasa persaudaraan yang dirasakan saat ini dapat terus dipertahankan secara konsisten.

“Mari kita jadikan silaturahmi ini sebagai langkah awal untuk bergerak lebih kompak lagi dalam membangun daerah ke arah yang lebih baik dan lebih maju,” pungkasnya. (bib)

Terpopuler

Artikel Terbaru