NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Literasi keuangan menjadi salah satu elemen penting dalam mendukung pembangunan Kabupaten Lamandau.
Hal ini ditegaskan oleh Penjabat (Pj) Bupati Lamandau, Said Salim, saat membuka kegiatan Edukasi Keuangan Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (Gencarkan) tahun 2025 di aula Setda Lamandau beberapa waktu lalu.
Menurut Said Salim, pemahaman yang baik tentang pengelolaan keuangan tidak hanya bermanfaat bagi individu, tetapi juga berkontribusi langsung pada kemajuan daerah.
Ia percaya bahwa masyarakat yang cerdas secara finansial mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Lamandau secara lebih optimal.
“Dengan edukasi ini, kita harapkan masyarakat Lamandau semakin bijak dalam mengelola keuangan, memahami produk dan layanan keuangan yang ada, serta mampu menghindari risiko keuangan yang tidak perlu,” ujar Said Salim pada Sabtu (25/1) di Nanga Bulik.
Acara yang diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Tengah ini merupakan bagian dari inisiatif strategis untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat.
Kegiatan Gencarkan 2025 diisi dengan penyampaian materi dan sesi diskusi interaktif yang dipandu oleh narasumber kompeten dari OJK, perwakilan PT Bursa Efek Indonesia (BEI), dan perwakilan dari BPR Sampuraga Cemerlang.
“Para peserta diharapkan dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan praktis dalam mengelola keuangan pribadi dan keluarga,” tandasnya.
Said Salim menambahkan, literasi keuangan yang baik adalah salah satu kunci untuk menghindari masyarakat dari jeratan masalah finansial yang tidak perlu, seperti utang konsumtif atau penipuan investasi.
Program ini diharapkan mampu menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran finansial masyarakat Lamandau secara lebih luas. (bib)