Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan, Pemkab Lamandau Perkuat Sektor Ekonomi Rakyat yang Mandiri

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamandau. Menegaskan komitmen kuatnya. untuk menekan angka kemiskinan di wilayahnya. Langkah strategis yang diambil adalah dengan memperkuat sektor ekonomi rakyat yang mandiri dan tidak bergantung pada sektor pertambangan.

Strategi ini menjadi pilar utama dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Bumi Bahaum Bakuba.

Pemkab Lamandau kini menaruh perhatian besar pada tiga sektor kunci, yakni Pertanian, Perkebunan dan Pengembangan UMKM.

Ketiga sektor ini dinilai memiliki potensi besar dalam menyerap tenaga kerja lokal secara masif serta mampu menggerakkan roda perekonomian dari tingkat desa.

Bupati Lamandau menjelaskan. Bahwa seluruh program kerja yang dirancang saat ini difokuskan pada pemerataan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  Selamat Bertanding! Hadiah Puluhan Juta, Turnamen Bupati Cup Badminton 2025 Resmi Dibuka Wabup

“Program-program tersebut diarahkan agar manfaat pembangunan bisa dirasakan langsung oleh masyarakat hingga ke pelosok,” ujar Bupati kepada wartawan, Rabu (20/5/2026).

Selain memperluas lapangan kerja, pendekatan ekonomi berbasis non-tambang ini dipilih karena dinilai jauh lebih stabil dalam jangka panjang terhadap fluktuasi ekonomi global. Untuk mendukung hal tersebut, pemerintah daerah tidak tinggal diam.

Electronic money exchangers listing

“Pemerintah daerah mendorong pelaku usaha lokal agar terus berkembang melalui pendampingan, peningkatan keterampilan, serta akses permodalan yang lebih terbuka,” jelas Bupati.

Ke depan, Pemkab Lamandau berharap sinergi dan kolaborasi yang solid antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dapat terus terjalin demi memperkuat ketahanan ekonomi daerah

Bupati optimistis bahwa penguatan pada sektor riil ini akan membawa dampak positif yang signifikan bagi masyarakat.

Baca Juga :  Investasi Jangka Panjang dengan Penguatan SDM

“Dengan fondasi ekonomi rakyat yang kuat, kesejahteraan warga diharapkan terus meningkat sepanjang 2026,” tandasnya. (bib)

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamandau. Menegaskan komitmen kuatnya. untuk menekan angka kemiskinan di wilayahnya. Langkah strategis yang diambil adalah dengan memperkuat sektor ekonomi rakyat yang mandiri dan tidak bergantung pada sektor pertambangan.

Strategi ini menjadi pilar utama dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Bumi Bahaum Bakuba.

Pemkab Lamandau kini menaruh perhatian besar pada tiga sektor kunci, yakni Pertanian, Perkebunan dan Pengembangan UMKM.

Electronic money exchangers listing

Ketiga sektor ini dinilai memiliki potensi besar dalam menyerap tenaga kerja lokal secara masif serta mampu menggerakkan roda perekonomian dari tingkat desa.

Bupati Lamandau menjelaskan. Bahwa seluruh program kerja yang dirancang saat ini difokuskan pada pemerataan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  Selamat Bertanding! Hadiah Puluhan Juta, Turnamen Bupati Cup Badminton 2025 Resmi Dibuka Wabup

“Program-program tersebut diarahkan agar manfaat pembangunan bisa dirasakan langsung oleh masyarakat hingga ke pelosok,” ujar Bupati kepada wartawan, Rabu (20/5/2026).

Selain memperluas lapangan kerja, pendekatan ekonomi berbasis non-tambang ini dipilih karena dinilai jauh lebih stabil dalam jangka panjang terhadap fluktuasi ekonomi global. Untuk mendukung hal tersebut, pemerintah daerah tidak tinggal diam.

“Pemerintah daerah mendorong pelaku usaha lokal agar terus berkembang melalui pendampingan, peningkatan keterampilan, serta akses permodalan yang lebih terbuka,” jelas Bupati.

Ke depan, Pemkab Lamandau berharap sinergi dan kolaborasi yang solid antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dapat terus terjalin demi memperkuat ketahanan ekonomi daerah

Bupati optimistis bahwa penguatan pada sektor riil ini akan membawa dampak positif yang signifikan bagi masyarakat.

Baca Juga :  Investasi Jangka Panjang dengan Penguatan SDM

“Dengan fondasi ekonomi rakyat yang kuat, kesejahteraan warga diharapkan terus meningkat sepanjang 2026,” tandasnya. (bib)

Terpopuler

Artikel Terbaru