NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Pemerintah Kabupaten Lamandau menerima dukungan signifikan dari Bank Kalteng Cabang Nanga Bulik, dalam upaya meningkatkan pengelolaan sampah.
Wakil Bupati Lamandau, Abdul Hamid, baru-baru ini secara simbolis menerima bantuan dana Corporate Social Responsibility (CSR) senilai Rp100 juta dari Bank Kalteng.
Bantuan ini diperuntukkan bagi Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Lamandau, untuk pengadaan mesin press hidrolik sampah bagi operasional Bank Sampah Induk Bukit Hibul.
Bank Sampah Induk Bukit Hibul, yang berlokasi di Kompleks Perkantoran Bukit Hibul, Jalan Pondulangan, Nanga Bulik, merupakan pusat pengelolaan sampah terpadu yang berperan penting dalam program pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Lamandau.
Mesin press hidrolik yang akan dibeli dengan dana CSR Bank Kalteng ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan sampah di bank sampah tersebut.
Wakil Bupati Lamandau, Abdul Hamid, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Bank Kalteng, atas kepedulian dan komitmennya dalam mendukung program pelestarian lingkungan di Kabupaten Lamandau.
“Bantuan ini sangat berarti dan tepat sasaran dalam mendukung pengelolaan sampah berbasis masyarakat,” ujar Wabup saat dikonfirmasi pada Sabtu (17/5).
Abdul Hamid menambahkan. Bahwa mesin press hidrolik akan sangat membantu dalam proses pemilahan dan pengepakan sampah daur ulang, sehingga dapat meningkatkan nilai jual dan memperkuat sistem ekonomi sirkular di tingkat lokal.
Kepala DLHK Kabupaten Lamandau, Sunarto, turut mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan CSR dari Bank Kalteng. Menurutnya, Bank Sampah Induk Bukit Hibul merupakan pilar penting dalam upaya mewujudkan pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan ramah lingkungan di Kabupaten Lamandau.
“Dengan adanya dukungan alat dari program CSR Bank Kalteng ini, kami optimis pengelolaan sampah di Kabupaten Lamandau akan menjadi lebih optimal dan berkelanjutan,” jelas Sunarto.
Ia juga menambahkan. Bahwa bantuan ini sejalan dengan visi pemerintah daerah untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari.
“Bantuan CSR dari Bank Kalteng ini bukan hanya sekadar bantuan finansial, melainkan juga bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah daerah dalam pengelolaan sampah,” tuturnya.
Hal ini menunjukkan sinergi positif antara sektor swasta dan pemerintah dalam upaya menciptakan lingkungan yang lebih baik.
Keberadaan mesin press hidrolik diharapkan dapat meningkatkan kapasitas Bank Sampah Induk Bukit Hibul dalam mengolah sampah, mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA), dan memberdayakan masyarakat melalui kegiatan ekonomi sirkular berbasis sampah. (bib)