26.2 C
Jakarta
Friday, March 6, 2026

Lamandau Jalankan Gerakan Indonesia ASRI, Baliho Semrawut Jadi Sasaran

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Pemkab Lamandau tancap gas menjalankan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah). Program nasional yang digelorakan pemerintah pusat itu langsung ditindaklanjuti lewat Rapat Koordinasi Monitoring Pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI bersama Ditjen Otda Kemendagri RI secara virtual di Ruang Rapat Bupati Lamandau.

Komitmen tersebut ditegaskan usai jajaran Pemkab Lamandau mengikuti rakor yang membahas penataan kebersihan lingkungan, ruang publik, hingga penertiban baliho tak tertata. Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Lamandau, Triadi, hadir didampingi perwakilan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Lamandau.

Rakor itu merupakan tindak lanjut arahan Presiden RI Prabowo Subianto kepada seluruh kepala daerah agar memperkuat kebersihan dan penataan wilayah. Fokusnya jelas, lingkungan harus lebih tertib, bersih, dan enak dipandang.

Baca Juga :  Pj Bupati Tegaskan Tidak Ada Ruang Berleha-leha Menjalankan Program Pembangunan Daerah

Dalam pemaparannya, Dirjen Otonomi Daerah, Cheka Virgowansyah, menekankan pentingnya aksi nyata di daerah. Triadi menyebut, arahan yang diterima cukup tegas.

“Presiden meminta daerah melakukan pembersihan wilayah secara masif, terutama kawasan perkantoran dan ruang publik. Penertiban baliho yang semrawut dan mengganggu estetika juga jadi perhatian,” ujar Triadi kepada wartawan, Selasa (17/2).

Menurutnya, Lamandau tidak menunggu lama untuk bergerak. Sejak awal Februari 2026, sejumlah langkah sudah dijalankan. Fokus utama diarahkan ke jalur-jalur protokol Kota Nanga Bulik, penambahan titik tempat sampah di lokasi strategis, serta penanaman bibit pohon di taman kota dan fasilitas publik.

“Kami terus optimalkan kebersihan dan penghijauan. Ini bukan sekadar menjalankan instruksi, tapi upaya menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman untuk masyarakat Lamandau,” tegasnya.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Baznas RI Kunjungi Pemkab Lamandau, Begini Kata Pj Bupati

Triadi menambahkan, keberhasilan Gerakan Indonesia ASRI sangat bergantung pada partisipasi warga. Karena itu, sosialisasi sudah dilakukan ke sekolah, perguruan tinggi, hingga pelaku usaha.

Salah satu langkah yang kembali digencarkan adalah aksi gotong royong mingguan. “Program Jumat Bersih akan kita hidupkan lagi di semua tingkatan,” katanya.

Ia pun mengajak masyarakat mulai peduli dari lingkungan terdekat—membuang sampah pada tempatnya, merawat tanaman, serta menjaga fasilitas umum.

“Kalau pemerintah dan masyarakat jalan bersama, Lamandau bisa jadi contoh pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI di tingkat nasional,” pungkasnya. (bib)

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Pemkab Lamandau tancap gas menjalankan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah). Program nasional yang digelorakan pemerintah pusat itu langsung ditindaklanjuti lewat Rapat Koordinasi Monitoring Pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI bersama Ditjen Otda Kemendagri RI secara virtual di Ruang Rapat Bupati Lamandau.

Komitmen tersebut ditegaskan usai jajaran Pemkab Lamandau mengikuti rakor yang membahas penataan kebersihan lingkungan, ruang publik, hingga penertiban baliho tak tertata. Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Lamandau, Triadi, hadir didampingi perwakilan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Lamandau.

Rakor itu merupakan tindak lanjut arahan Presiden RI Prabowo Subianto kepada seluruh kepala daerah agar memperkuat kebersihan dan penataan wilayah. Fokusnya jelas, lingkungan harus lebih tertib, bersih, dan enak dipandang.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Pj Bupati Tegaskan Tidak Ada Ruang Berleha-leha Menjalankan Program Pembangunan Daerah

Dalam pemaparannya, Dirjen Otonomi Daerah, Cheka Virgowansyah, menekankan pentingnya aksi nyata di daerah. Triadi menyebut, arahan yang diterima cukup tegas.

“Presiden meminta daerah melakukan pembersihan wilayah secara masif, terutama kawasan perkantoran dan ruang publik. Penertiban baliho yang semrawut dan mengganggu estetika juga jadi perhatian,” ujar Triadi kepada wartawan, Selasa (17/2).

Menurutnya, Lamandau tidak menunggu lama untuk bergerak. Sejak awal Februari 2026, sejumlah langkah sudah dijalankan. Fokus utama diarahkan ke jalur-jalur protokol Kota Nanga Bulik, penambahan titik tempat sampah di lokasi strategis, serta penanaman bibit pohon di taman kota dan fasilitas publik.

“Kami terus optimalkan kebersihan dan penghijauan. Ini bukan sekadar menjalankan instruksi, tapi upaya menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman untuk masyarakat Lamandau,” tegasnya.

Baca Juga :  Baznas RI Kunjungi Pemkab Lamandau, Begini Kata Pj Bupati

Triadi menambahkan, keberhasilan Gerakan Indonesia ASRI sangat bergantung pada partisipasi warga. Karena itu, sosialisasi sudah dilakukan ke sekolah, perguruan tinggi, hingga pelaku usaha.

Salah satu langkah yang kembali digencarkan adalah aksi gotong royong mingguan. “Program Jumat Bersih akan kita hidupkan lagi di semua tingkatan,” katanya.

Ia pun mengajak masyarakat mulai peduli dari lingkungan terdekat—membuang sampah pada tempatnya, merawat tanaman, serta menjaga fasilitas umum.

“Kalau pemerintah dan masyarakat jalan bersama, Lamandau bisa jadi contoh pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI di tingkat nasional,” pungkasnya. (bib)

Terpopuler

Artikel Terbaru