NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Wakil Bupati Lamandau Abdul Hamid menghadiri Perayaan Natal Suku Dayak Tomun yang digelar Majelis Pengurus Dayak Tomun di Aula Bappedalitbang Kabupaten Lamandau, Sabtu sore (17/1/2025).
Perayaan Natal Dayak Tomun ini menjadi momentum mempererat persaudaraan serta memperkuat nilai kebersamaan masyarakat adat di Bumi Bahaum Bakuba.
Perayaan Natal tersebut berlangsung khidmat dan hangat dengan dihadiri Raja Dayak Tomun Dr. Ir. Marukan, Ketua Panitia Aprimeno Sabdey, unsur Forkopimda Kabupaten Lamandau, tokoh masyarakat, serta ratusan warga Dayak Tomun dari berbagai kecamatan.
Ketua Panitia Natal Dayak Tomun, Aprimeno Sabdey, menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak yang turut menyukseskan kegiatan tersebut. Berkat kebersamaan, acara dapat berjalan lancar sesuai harapan.
“Terima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu kelancaran kegiatan ini, termasuk dukungan dari Bapak Haji Abdul Rasyid secara pribadi, sehingga perayaan Natal Dayak Tomun bisa terlaksana dengan baik,” kata Aprimeno.
Dalam sambutannya, Wabup Abdul Hamid mengaku bersyukur bisa berkumpul langsung dengan keluarga besar Dayak Tomun. Dia menegaskan, Natal tidak hanya dimaknai sebagai perayaan keagamaan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat hubungan sosial di tengah masyarakat.
“Perayaan Natal ini bukan sekadar ungkapan iman, tetapi juga menjadi ruang perjumpaan, persaudaraan, dan kebersamaan yang mempererat ikatan kita sebagai satu keluarga besar di Kabupaten Lamandau,” ujar Abdul Hamid.
Mengacu tema Natal tahun ini, Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga, Abdul Hamid menekankan pentingnya peran keluarga sebagai fondasi dalam menanamkan nilai kasih, toleransi, dan saling menghormati. Nilai tersebut dinilainya sejalan dengan kearifan lokal yang dijunjung masyarakat Dayak Tomun.
“Kepada seluruh warga Dayak Tomun, mari kita terus menjaga persatuan, kedamaian, dan keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat, sebagai masyarakat adat yang memiliki jati diri kuat,” tegasnya.
Raja Dayak Tomun Dr. Ir. Marukan turut mengingatkan pentingnya peran masyarakat adat dalam menjaga kerukunan dan stabilitas daerah, sekaligus memastikan nilai-nilai leluhur tetap hidup dan relevan di tengah perkembangan zaman.
Perayaan Natal Dayak Tomun di Kabupaten Lamandau tersebut ditutup dengan ramah tamah dan foto bersama, mencerminkan kuatnya sinergi antara pemerintah daerah, tokoh adat, dan masyarakat. (bib)


