NANGA BULIK, PROKALTENG.CO -Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamandau melalui Dinas Ketahanan Pangan menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia Tahun 2026.
Acara tersebut berlangsung di Halaman Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lamandau pada Jumat (16/10/2026) dan dihadiri langsung oleh Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra.
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai langkah konkret Pemerintah Kabupaten Lamandau dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan serta mengendalikan inflasi daerah.
Berdasarkan laporan hasil pengamatan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) pada minggu kedua Oktober 2026, Indeks Perkembangan Harga (IPH) di Kabupaten Lamandau mencatatkan deflasi pada sejumlah komoditas pangan, seperti Daging Ayam Ras (-0,1552%), Bawang Putih (-0,0762%), dan Bawang Merah (-0,0642%).
Meski Kabupaten Lamandau tidak mengalami inflasi hingga pertengahan bulan Oktober, Pemerintah Daerah tetap siaga menjaga keterjangkauan harga pangan bagi masyarakat. Selain itu, kegiatan ini merupakan wujud sinergi antara pemerintah daerah dengan pelaku usaha dalam memperkuat ketahanan pangan.
Namun, pelaksanaan GPM kali ini memiliki prioritas sasaran khusus. Saat diwawancarai di lokasi kegiatan, Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, menjelaskan bahwa alokasi dan sasaran distribusi GPM periode ini difokuskan untuk membantu warga yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kabupaten Lamandau.
“Sebenarnya setahun 4 kali kita melakukan kegiatan ini, tetapi saat ini kita lakukan sasaran nya untuk warga yang terdampak Karhutla di wilayah Kabupaten Lamandau,” ungkap Rizky.
Dalam laporan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lamandau, Dr. Ir. Aprimeno Sabdey, ST, M.Si, MT, D.Min., disebutkan bahwa pada Gerakan Pangan Murah kali ini pemerintah menyalurkan 7 komoditas pangan pokok yang disubsidi dengan total nilai subsidi mencapai Rp37.300.000,-.
* Beras: 650 paket (5 kg/paket) — Harga Pasar Rp91.000, dijual GPM Rp65.000 (Subsidi Rp26.000 / 28,57%).
* Telur Ayam Ras: 600 piring — Harga Pasar Rp60.000, dijual GPM Rp46.000 (Subsidi Rp14.000 / 23,33%).
* Gula Pasir Lokal: 500 kg — Harga Pasar Rp19.000, dijual GPM Rp17.000 (Subsidi Rp3.000 / 15%).
* Minyak Goreng: 600 liter — Harga Pasar Rp25.000, dijual GPM Rp19.000 (Subsidi Rp6.000 / 24%).
* Cabai Rawit: 50 kg (kemasan ½ kg) — Harga Pasar Rp50.000, dijual GPM Rp37.000 (Subsidi Rp26.000/kg / 26%).
* Bawang Putih: 350 kg — Harga Pasar Rp40.000, dijual GPM Rp32.000 (Subsidi Rp8.000 / 20%).
* Bawang Merah: 350 kg — Harga Pasar Rp40.000, dijual GPM Rp32.000 (Subsidi Rp8.000 / 20%).
“Pemerintah Kabupaten Lamandau berharap melalui harga yang lebih terjangkau ini, masyarakat khususnya warga yang terdampak bencana karhutla dapat memenuhi kebutuhan pangan pokoknya sehari-hari serta menjaga stabilitas ekonomi daerah secara berkelanjutan,” pungkasnya. (bib)


