NANGA BULIK, PROKALTENG.CO —  Wakil Bupati Lamandau, Abdul Hamid. Menegaskan bahwa tokoh agama memiliki peran yang sangat strategis dalam menjaga kerukunan, serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat yang majemuk.
Menurut Abdul Hamid, kesuksesan pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada program-program kerja pemerintah saja, melainkan juga sangat bergantung pada dukungan nyata dari berbagai elemen masyarakat, termasuk para pemuka agama.
“Tokoh agama memiliki kedekatan dengan masyarakat. Melalui pesan-pesan yang disampaikan, mereka dapat menjadi penggerak terciptanya kehidupan yang harmonis dan saling menghargai,” ujar Abdul Hamid kepada wartawan, Selasa (16/6).
Lebih lanjut, Abdul Hamid menjelaskan bahwa keberagaman yang ada di Kabupaten Lamandau merupakan sebuah kekuatan besar yang harus dijaga bersama. Di sinilah peran penting tokoh agama dinilai krusial dalam membangun komunikasi yang positif, mendorong sikap toleransi, serta mendeteksi sekaligus mencegah potensi konflik sosial sejak dini.
“Selama ini, para tokoh agama telah menjadi garda terdepan dalam mengedukasi masyarakat tentang pentingnya hidup berdampingan secara damai. Kontribusi nyata inilah yang turut mendukung terciptanya stabilitas keamanan dan ketertiban di daerah,” jelasnya.
Menghadapi tantangan sosial yang kian kompleks, Abdul Hamid menilai perlunya kolaborasi erat dari seluruh pihak, tidak terkecuali lembaga keagamaan. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Lamandau berkomitmen untuk terus membuka ruang dialog.
“Kita Terus membuka ruang komunikasi dengan berbagai organisasi keagamaan dan memperkuat persatuan masyarakat dan menyelaraskan program pembangunan moral,” bebernya.
Di akhir penyataannya, Wakil Bupati menaruh harapan besar agar nilai-nilai toleransi, kepedulian sosial, dan semangat kebersamaan ini dapat terus ditanamkan kepada generasi muda. Hal ini penting agar kerukunan yang telah lama terjaga dengan baik di Kabupaten Lamandau, dapat terus dipertahankan demi masa depan. (bib)


