26.8 C
Jakarta
Friday, January 30, 2026

Pengukuhan Pengurus PKK dan Posyandu, TP PKK Lamandau Tekankan Penurunan Stunting

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO –Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Lamandau, Ny. Norol Latifah Rizky Aditya Putra, S.H., secara resmi mengukuhkan Ketua TP PKK, Bunda PAUD, dan Ketua Tim Posyandu di beberapa kecamatan baru-baru ini.

Prosesi pengukuhan ini merupakan langkah krusial dalam memperkuat struktur organisasi di tingkat akar rumput guna memastikan program-program kesejahteraan keluarga dapat berjalan dengan lebih terstruktur dan masif di seluruh wilayah Kabupaten Lamandau.

Adapun para pengurus yang dilantik mencakup wilayah strategis, yakni Ketua Tim Posyandu Kecamatan Belantikan Raya, serta Ketua TP PKK, Bunda PAUD, dan Ketua Tim Posyandu Kecamatan Menthobi Raya.

Selain itu, prosesi pengukuhan juga dilakukan bagi Ketua TP PKK Kecamatan Bulik Timur, yang kini diharapkan mampu segera bersinergi dengan pemerintah kecamatan setempat dalam menjalankan fungsi-fungsi pemberdayaan masyarakat.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lamandau, Ny. Norol Latifah Rizky Aditya Putra, S.H., mengatakan kegiatan ini dirangkaikan sekaligus dengan kunjungan kerja serta sosialisasi Program PKK Tahun 2026.

Baca Juga :  Lilis Suriani Terima Penghargaan Atas Penurunan Prevalensi Stunting Skala Nasional dari BKKBN

“Fokus utama dalam sosialisasi tersebut adalah penguatan enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang menjadi indikator keberhasilan pelayanan dasar bagi masyarakat. Melalui momentum ini, TP PKK berupaya menyelaraskan persepsi agar target pembangunan daerah dapat tercapai secara efektif dan efisien,” katanya, Jum’at (16/1) saat dikonfirmasi wartawan.

Selain fokus pada pelayanan dasar, kegiatan ini juga memberikan perhatian khusus bagi sektor ekonomi melalui pembinaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Electronic money exchangers listing

Pemerintah daerah melalui TP PKK menyadari bahwa UMKM adalah tulang punggung ekonomi keluarga, sehingga diperlukan pendampingan yang intensif agar para pelaku usaha lokal mampu naik kelas dan memiliki daya saing yang lebih tinggi.

Lebih lanjut, Istri Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra ini menuturkan, amanah yang baru saja diemban oleh para ketua terpilih merupakan tanggung jawab besar yang menyentuh langsung aspek kehidupan masyarakat.

Baca Juga :  MTQ Korpri Ciptakan ASN Berakhlak Guna Mewujudkan Kalteng Berkah

“Saya menekankan pentingnya inovasi dan dedikasi dari para kader untuk terus proaktif dalam menurunkan angka stunting, meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini, serta menghidupkan kembali semangat gotong royong melalui dasawisma,” ujarnya.

Acara yang berlangsung khidmat tersebut turut dihadiri oleh Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Lamandau, Ny. Helen Erawati Abdul Hamid.

Kehadiran beliau bersama jajaran camat, para kepala desa, dan lurah menunjukkan adanya komitmen kolektif antara penggerak pemberdayaan perempuan dengan jajaran birokrasi pemerintahan di tingkat kecamatan hingga desa.

Turut hadir pula tokoh masyarakat, kader PKK, kader Posyandu, serta para pelaku UMKM yang menjadi garda terdepan dalam pelaksanaan program di lapangan. (bib)

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO –Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Lamandau, Ny. Norol Latifah Rizky Aditya Putra, S.H., secara resmi mengukuhkan Ketua TP PKK, Bunda PAUD, dan Ketua Tim Posyandu di beberapa kecamatan baru-baru ini.

Prosesi pengukuhan ini merupakan langkah krusial dalam memperkuat struktur organisasi di tingkat akar rumput guna memastikan program-program kesejahteraan keluarga dapat berjalan dengan lebih terstruktur dan masif di seluruh wilayah Kabupaten Lamandau.

Adapun para pengurus yang dilantik mencakup wilayah strategis, yakni Ketua Tim Posyandu Kecamatan Belantikan Raya, serta Ketua TP PKK, Bunda PAUD, dan Ketua Tim Posyandu Kecamatan Menthobi Raya.

Electronic money exchangers listing

Selain itu, prosesi pengukuhan juga dilakukan bagi Ketua TP PKK Kecamatan Bulik Timur, yang kini diharapkan mampu segera bersinergi dengan pemerintah kecamatan setempat dalam menjalankan fungsi-fungsi pemberdayaan masyarakat.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lamandau, Ny. Norol Latifah Rizky Aditya Putra, S.H., mengatakan kegiatan ini dirangkaikan sekaligus dengan kunjungan kerja serta sosialisasi Program PKK Tahun 2026.

Baca Juga :  Lilis Suriani Terima Penghargaan Atas Penurunan Prevalensi Stunting Skala Nasional dari BKKBN

“Fokus utama dalam sosialisasi tersebut adalah penguatan enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang menjadi indikator keberhasilan pelayanan dasar bagi masyarakat. Melalui momentum ini, TP PKK berupaya menyelaraskan persepsi agar target pembangunan daerah dapat tercapai secara efektif dan efisien,” katanya, Jum’at (16/1) saat dikonfirmasi wartawan.

Selain fokus pada pelayanan dasar, kegiatan ini juga memberikan perhatian khusus bagi sektor ekonomi melalui pembinaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Pemerintah daerah melalui TP PKK menyadari bahwa UMKM adalah tulang punggung ekonomi keluarga, sehingga diperlukan pendampingan yang intensif agar para pelaku usaha lokal mampu naik kelas dan memiliki daya saing yang lebih tinggi.

Lebih lanjut, Istri Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra ini menuturkan, amanah yang baru saja diemban oleh para ketua terpilih merupakan tanggung jawab besar yang menyentuh langsung aspek kehidupan masyarakat.

Baca Juga :  MTQ Korpri Ciptakan ASN Berakhlak Guna Mewujudkan Kalteng Berkah

“Saya menekankan pentingnya inovasi dan dedikasi dari para kader untuk terus proaktif dalam menurunkan angka stunting, meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini, serta menghidupkan kembali semangat gotong royong melalui dasawisma,” ujarnya.

Acara yang berlangsung khidmat tersebut turut dihadiri oleh Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Lamandau, Ny. Helen Erawati Abdul Hamid.

Kehadiran beliau bersama jajaran camat, para kepala desa, dan lurah menunjukkan adanya komitmen kolektif antara penggerak pemberdayaan perempuan dengan jajaran birokrasi pemerintahan di tingkat kecamatan hingga desa.

Turut hadir pula tokoh masyarakat, kader PKK, kader Posyandu, serta para pelaku UMKM yang menjadi garda terdepan dalam pelaksanaan program di lapangan. (bib)

Terpopuler

Artikel Terbaru