NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Upaya memperkuat ekonomi kerakyatan melalui Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) terus menunjukkan tren positif di Kabupaten Lamandau.
Program strategis ini mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan provinsi guna mendorong kemandirian ekonomi di tingkat desa.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) Kabupaten Lamandau, Penyang mengungkapkan, pembentukan unit koperasi ini telah menjangkau hampir seluruh wilayah di Kabupaten Lamandau.
“Di Kabupaten Lamandau yang terdiri dari 88 desa, saat ini sudah terbentuk 84 KDMP. Ada beberapa desa yang melakukan merger. Dari jumlah tersebut, sebanyak 60 desa telah menyiapkan lahan yang siap untuk pembangunan fisik,” ujar Penyang saat dikonfirmasi oleh wartawan, Jumat (16/1).
Kabupaten Lamandau saat ini tercatat sebagai daerah dengan progres pembangunan KDMP paling signifikan di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).
Penyang merincikan bahwa realisasi fisik di lapangan terus dikebut.
“Total Terbentuk 84 KDMP dan kesiapan lahan ada 60 Desa sedangkan tahap pembangunan 27 KDMP (Sekitar 37%),” tuturnya.
“Capaian pembangunan sebesar 37 persen ini merupakan yang tertinggi di Kalimantan Tengah. Hal ini menjadi bukti nyata komitmen kuat pemerintah daerah dan provinsi dalam menggerakkan sektor koperasi desa,” tambahnya.
Keberhasilan program KDMP di Lamandau tidak lepas dari sinergi lintas pemerintah. Program ini diharapkan tidak hanya sekadar berdiri secara administratif, tetapi mampu menjadi motor penggerak ekonomi yang menyentuh langsung lapisan masyarakat bawah.
Penyang optimistis bahwa dengan sinergi yang konsisten, manfaat ekonomi dari kehadiran koperasi ini akan segera dirasakan oleh warga desa.
“Ke depan, kita harapkan sinergi yang terus terjaga ini mampu mempercepat manfaat ekonomi bagi masyarakat desa di seluruh Lamandau,” pungkasnya. (bib)


