27.8 C
Jakarta
Thursday, May 23, 2024
spot_img

6.497 Berkas Dimusnahkan, Pj Bupati Lamandau Sebut Kegiatan Ini Berdasarkan Undang-undang

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Penjabat Bupati Lamandau, Lilis Suriani, menghadiri secara simbolis pemusnahan arsip Inaktif bertempat di ruang arsip Setda Lamandau, Selasa (16/1/2024).

Pemusnahan Data Arsip Inaktif di lingkup Sekretariat Daerah
Kabupaten Lamandau dilaksanakan sesuai dengan peraturan Kepala Arsip Nasional RI (ANRI) Nomor 37 Tahun 2016 tentang penyusutan arsip dan peraturan Bupati Lamandau No 42 Tahun 2021 tentang jabwal Retensi arsip, data arsip usul musnah Seketaris Daerah Kabupaten Lamandau, Tahun 2005 sampai dengan Tahun 2019 berjumlah 6.497 berkas.

“Kegiatan pemusnahan ini berdasarkan Undang-undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang kearsipan dan peraturan kepala Arsip Nasional Republik Indonesia Nomor 6 tahun 2019 tentang pengawasan arsip,” kata PJ Bupati Dalam sambutannya.

Baca Juga :  42 Orang Peserta Raimuna Dilepas, Begini Pesan Bupati Lamandau

la mengatakan, arsip inaktif merupakan arsip yang frekuensi penggunaanya telah menurun atau jarang dipergunakan.

“Umumnya arsip inaktif ini merupakan arsip yang sudah ada dalam jangka waktu yang lama. Sehingga informasi terkandung didalamnya, sudah tidak berlaku lagi,” tutur Pj Bupati. (bib/pri)

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Penjabat Bupati Lamandau, Lilis Suriani, menghadiri secara simbolis pemusnahan arsip Inaktif bertempat di ruang arsip Setda Lamandau, Selasa (16/1/2024).

Pemusnahan Data Arsip Inaktif di lingkup Sekretariat Daerah
Kabupaten Lamandau dilaksanakan sesuai dengan peraturan Kepala Arsip Nasional RI (ANRI) Nomor 37 Tahun 2016 tentang penyusutan arsip dan peraturan Bupati Lamandau No 42 Tahun 2021 tentang jabwal Retensi arsip, data arsip usul musnah Seketaris Daerah Kabupaten Lamandau, Tahun 2005 sampai dengan Tahun 2019 berjumlah 6.497 berkas.

“Kegiatan pemusnahan ini berdasarkan Undang-undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang kearsipan dan peraturan kepala Arsip Nasional Republik Indonesia Nomor 6 tahun 2019 tentang pengawasan arsip,” kata PJ Bupati Dalam sambutannya.

Baca Juga :  42 Orang Peserta Raimuna Dilepas, Begini Pesan Bupati Lamandau

la mengatakan, arsip inaktif merupakan arsip yang frekuensi penggunaanya telah menurun atau jarang dipergunakan.

“Umumnya arsip inaktif ini merupakan arsip yang sudah ada dalam jangka waktu yang lama. Sehingga informasi terkandung didalamnya, sudah tidak berlaku lagi,” tutur Pj Bupati. (bib/pri)

spot_img
spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru