29.6 C
Jakarta
Monday, January 19, 2026

Pohon Kelapa Tumbang Timpa Rumah di Lamandau, Tidak Ada Korban Jiwa Hanya Atap Rumah Jebol

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO –  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamandau. Melakukan evakuasi terhadap pohon kelapa yang tumbang menimpa rumah warga di kawasan RT 04A Nanga Bulik pada Kamis (8/1/2026).

Pohon tersebut tumbang akibat hujan dan angin kencang yang melanda wilayah tersebut.

Kegiatan evakuasi berlangsung dari pukul 16.00 hingga 18.30 WIB, bertujuan untuk membersihkan lokasi serta mencegah dampak lebih lanjut yang mungkin mengancam keselamatan masyarakat sekitar. Meskipun tidak mengganggu akses jalan, kejadian tersebut menyebabkan kerusakan material berupa bagian atap rumah yang jebol.

Menurut Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lamandau, Hendikel. Laporan kejadian diterima dari pelapor bernama Ida. Melalui anggota piket Tim Rescue dan Cepat Tanggap (TRC) BPBD Kabupaten Lamandau. Rumah yang terkena dampak milik warga bernama Sarida.

Baca Juga :  Pemkab Lamandau Siap Laksanakan Vaksinasi

“Kami langsung merespons laporan yang masuk dengan cepat, mengingat pohon tumbang berpotensi mengancam keamanan warga meskipun tidak menghalangi akses jalan,” ujarnya. Jum’at (9/1) kepada Wartawan.

Hendikel menjelaskan bahwa pohon kelapa yang tumbang cukup besar. Sehingga memerlukan penanganan khusus agar proses evakuasi berjalan aman dan tidak menimbulkan kerusakan tambahan pada properti sekitar.

Dalam pelaksanaannya, TRC BPBD Kabupaten Lamandau mengerahkan peralatan yang sesuai, antara lain 2 unit mobil R4, 3 unit R2, 2 unit chain saw kecil, 1 unit chain saw besar, 1 unit chain saw cordless, 5 buah parang, 3 rol tali, tangga, serta perangkat komunikasi berupa HP Android.

Electronic money exchangers listing

“Lokasi kini telah aman dan siap untuk digunakan kembali oleh keluarga yang terdampak. Kami mengkonfirmasi tidak ada korban jiwa, namun terdapat kerusakan material berupa atap rumah yang jebol akibat kejadian ini,” ucap Hendikel.

Baca Juga :  Lokasi Karhutla Sulit Dijangkau dan Terkendala Sumber Air

Ia juga mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap berhati-hati dalam beraktivitas, terutama di musim yang cenderung menyebabkan kondisi alam tidak menentu.

“Mari kita bersama-sama meningkatkan kesadaran bencana, selalu siap siaga, dan bekerja sama dalam menghadapi segala bentuk ancaman bencana guna mengurangi risiko yang mungkin terjadi,” pungkasnya.( bib)

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO –  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamandau. Melakukan evakuasi terhadap pohon kelapa yang tumbang menimpa rumah warga di kawasan RT 04A Nanga Bulik pada Kamis (8/1/2026).

Pohon tersebut tumbang akibat hujan dan angin kencang yang melanda wilayah tersebut.

Kegiatan evakuasi berlangsung dari pukul 16.00 hingga 18.30 WIB, bertujuan untuk membersihkan lokasi serta mencegah dampak lebih lanjut yang mungkin mengancam keselamatan masyarakat sekitar. Meskipun tidak mengganggu akses jalan, kejadian tersebut menyebabkan kerusakan material berupa bagian atap rumah yang jebol.

Electronic money exchangers listing

Menurut Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lamandau, Hendikel. Laporan kejadian diterima dari pelapor bernama Ida. Melalui anggota piket Tim Rescue dan Cepat Tanggap (TRC) BPBD Kabupaten Lamandau. Rumah yang terkena dampak milik warga bernama Sarida.

Baca Juga :  Pemkab Lamandau Siap Laksanakan Vaksinasi

“Kami langsung merespons laporan yang masuk dengan cepat, mengingat pohon tumbang berpotensi mengancam keamanan warga meskipun tidak menghalangi akses jalan,” ujarnya. Jum’at (9/1) kepada Wartawan.

Hendikel menjelaskan bahwa pohon kelapa yang tumbang cukup besar. Sehingga memerlukan penanganan khusus agar proses evakuasi berjalan aman dan tidak menimbulkan kerusakan tambahan pada properti sekitar.

Dalam pelaksanaannya, TRC BPBD Kabupaten Lamandau mengerahkan peralatan yang sesuai, antara lain 2 unit mobil R4, 3 unit R2, 2 unit chain saw kecil, 1 unit chain saw besar, 1 unit chain saw cordless, 5 buah parang, 3 rol tali, tangga, serta perangkat komunikasi berupa HP Android.

“Lokasi kini telah aman dan siap untuk digunakan kembali oleh keluarga yang terdampak. Kami mengkonfirmasi tidak ada korban jiwa, namun terdapat kerusakan material berupa atap rumah yang jebol akibat kejadian ini,” ucap Hendikel.

Baca Juga :  Lokasi Karhutla Sulit Dijangkau dan Terkendala Sumber Air

Ia juga mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap berhati-hati dalam beraktivitas, terutama di musim yang cenderung menyebabkan kondisi alam tidak menentu.

“Mari kita bersama-sama meningkatkan kesadaran bencana, selalu siap siaga, dan bekerja sama dalam menghadapi segala bentuk ancaman bencana guna mengurangi risiko yang mungkin terjadi,” pungkasnya.( bib)

Terpopuler

Artikel Terbaru