Bupati Lamandau Desak PKS Naikkan Harga TBS Sawit, Minta Kembali ke Pedoman Disbun Kalteng

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, memberikan perhatian serius terhadap tren penurunan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit yang terjadi belakangan ini.

Menyikapi kondisi tersebut, ia bergerak cepat menindaklanjuti instruksi Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia, Sudaryono, dengan mengimbau seluruh Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di Kabupaten Lamandau untuk segera menaikkan harga dan mengembalikannya sesuai pedoman Dinas Perkebunan Kalteng.

Menurut Rizky, penurunan harga TBS berdampak langsung terhadap tingkat kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Lamandau. Karena itu, pemerintah daerah akan terus melakukan penekanan dan memberikan imbauan keras kepada seluruh PKS yang beroperasi di wilayah tersebut.

“Saya mengimbau kepada pabrik yang ada di Kabupaten Lamandau untuk segera menaikkan harga dan mengembalikan harga-harga yang menjadi pedoman di Dinas Perkebunan Kalimantan Tengah. Saya yakin dengan penyesuaian harga ke depan, ini akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat kami jadi lebih baik lagi,” ungkap Rizky Aditya Putra dalam siaran pers kepada awak media, Rabu (3/6).

Baca Juga :  Kukuhkan 234 PNS, Bupati Lamandau: Dedikasi Tanpa Mutasi dan Loyalitas Pelayanan Publik

Ia menambahkan, berdasarkan pantauan di lapangan, saat ini sudah mulai terlihat adanya pergerakan positif dari sebagian pabrik kelapa sawit yang menaikkan harga beli hingga menyentuh angka Rp3.000.

Untuk memastikan kestabilan harga tersebut berdampak langsung hingga ke tingkat paling bawah, Bupati juga meminta jajaran pemerintah daerah di tingkat kecamatan dan desa agar aktif melakukan pengawasan terhadap harga di lapangan.

“Saya juga mengimbau Camat dan Kepala Desa untuk bisa mengontrol harga-harga yang ada di tingkat pembeli desa dan kecamatan,” jelasnya.

Electronic money exchangers listing

Melalui penekanan dan pengawasan yang ketat ini, Rizky berharap pihak PKS dapat memberikan respons positif serta memberikan harga terbaik bagi para petani lokal di Kabupaten Lamandau.

Baca Juga :  Harga TBS Sawit Kalteng Naik, Ini Rinciannya untuk April Periode II

Menutup keterangannya, Bupati menyampaikan apresiasi dan motivasi kepada para petani sawit di daerahnya.

“Terima kasih, jaya selalu petani mandiri, jaya selalu petani sawit Kabupaten Lamandau,” tandasnya. (bib)

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, memberikan perhatian serius terhadap tren penurunan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit yang terjadi belakangan ini.

Menyikapi kondisi tersebut, ia bergerak cepat menindaklanjuti instruksi Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia, Sudaryono, dengan mengimbau seluruh Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di Kabupaten Lamandau untuk segera menaikkan harga dan mengembalikannya sesuai pedoman Dinas Perkebunan Kalteng.

Menurut Rizky, penurunan harga TBS berdampak langsung terhadap tingkat kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Lamandau. Karena itu, pemerintah daerah akan terus melakukan penekanan dan memberikan imbauan keras kepada seluruh PKS yang beroperasi di wilayah tersebut.

Electronic money exchangers listing

“Saya mengimbau kepada pabrik yang ada di Kabupaten Lamandau untuk segera menaikkan harga dan mengembalikan harga-harga yang menjadi pedoman di Dinas Perkebunan Kalimantan Tengah. Saya yakin dengan penyesuaian harga ke depan, ini akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat kami jadi lebih baik lagi,” ungkap Rizky Aditya Putra dalam siaran pers kepada awak media, Rabu (3/6).

Baca Juga :  Kukuhkan 234 PNS, Bupati Lamandau: Dedikasi Tanpa Mutasi dan Loyalitas Pelayanan Publik

Ia menambahkan, berdasarkan pantauan di lapangan, saat ini sudah mulai terlihat adanya pergerakan positif dari sebagian pabrik kelapa sawit yang menaikkan harga beli hingga menyentuh angka Rp3.000.

Untuk memastikan kestabilan harga tersebut berdampak langsung hingga ke tingkat paling bawah, Bupati juga meminta jajaran pemerintah daerah di tingkat kecamatan dan desa agar aktif melakukan pengawasan terhadap harga di lapangan.

“Saya juga mengimbau Camat dan Kepala Desa untuk bisa mengontrol harga-harga yang ada di tingkat pembeli desa dan kecamatan,” jelasnya.

Melalui penekanan dan pengawasan yang ketat ini, Rizky berharap pihak PKS dapat memberikan respons positif serta memberikan harga terbaik bagi para petani lokal di Kabupaten Lamandau.

Baca Juga :  Harga TBS Sawit Kalteng Naik, Ini Rinciannya untuk April Periode II

Menutup keterangannya, Bupati menyampaikan apresiasi dan motivasi kepada para petani sawit di daerahnya.

“Terima kasih, jaya selalu petani mandiri, jaya selalu petani sawit Kabupaten Lamandau,” tandasnya. (bib)

Terpopuler

Artikel Terbaru