33.6 C
Jakarta
Friday, March 28, 2025

DLH Kotim Rencana Meminjam Dua Ekskavator untuk Mempercepat Penanganan Sampah

SAMPIT, PROKALTENG.CO – Gunungan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jalan Jenderal Sudirman km 15 harus ditangani. Kondisi ini mendorong Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kotawaringin Timur (Kotim) untuk mencari solusi cepat. Salah satunya dengan meminjam dua unit ekskavator guna mempercepat penanganan sampah yang melonjak drastis selama bulan Ramadan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DLH Kotim, Marjuki menegaskan, meskipun daerah ini tengah melakukan efisiensi anggaran, pengelolaan sampah tetap menjadi prioritas utama pemerintah. Pihaknya telah menyampaikan usulan ini kepada Bupati Kotim dan mendapat respons positif.

“Pak bupati menekankan bahwa pengelolaan sampah tidak boleh diabaikan. Pembangunan infrastruktur lain bisa ditunda, tetapi kebersihan lingkungan harus tetap menjadi perhatian utama,” ujarnya Senin (24/3).

Baca Juga :  Pelayanan RSUD dr Murjani Tetap Maksimal Selama Kabut Asap

Permohonan peminjaman ekskavator akan segera diajukan secara resmi. DLH berharap alat berat tersebut dapat beroperasi sebelum Idul fitri, mengingat volume sampah harian di Sampit selama Ramadan meningkat menjadi 80 hingga 100 ton.

Namun, masalah pengelolaan sampah di Kotim tidak hanya berhenti di TPA. Kesadaran masyarakat dalam memilah sampah masih rendah, terutama dalam memisahkan sampah organik dan anorganik.

Sampah plastik menjadi salah satu penyumbang terbesar permasalahan ini, diperburuk dengan rendahnya tingkat daur ulang di daerah tersebut. DLH Kotim juga tengah merancang strategi jangka panjang untuk mengurangi ketergantungan pada TPA dengan mendorong pemanfaatan sampah sebagai bahan daur ulang atau sumber energi alternatif.

Baca Juga :  Bupati Bersyukur, 161 Jemaah Haji Kotim Kembali Dalam Keadaan Selamat

“Kami terus mengedukasi masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan. Sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh masyarakat,” tegas Marjuki. (bah/ans/kpg)

SAMPIT, PROKALTENG.CO – Gunungan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jalan Jenderal Sudirman km 15 harus ditangani. Kondisi ini mendorong Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kotawaringin Timur (Kotim) untuk mencari solusi cepat. Salah satunya dengan meminjam dua unit ekskavator guna mempercepat penanganan sampah yang melonjak drastis selama bulan Ramadan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DLH Kotim, Marjuki menegaskan, meskipun daerah ini tengah melakukan efisiensi anggaran, pengelolaan sampah tetap menjadi prioritas utama pemerintah. Pihaknya telah menyampaikan usulan ini kepada Bupati Kotim dan mendapat respons positif.

“Pak bupati menekankan bahwa pengelolaan sampah tidak boleh diabaikan. Pembangunan infrastruktur lain bisa ditunda, tetapi kebersihan lingkungan harus tetap menjadi perhatian utama,” ujarnya Senin (24/3).

Baca Juga :  Pelayanan RSUD dr Murjani Tetap Maksimal Selama Kabut Asap

Permohonan peminjaman ekskavator akan segera diajukan secara resmi. DLH berharap alat berat tersebut dapat beroperasi sebelum Idul fitri, mengingat volume sampah harian di Sampit selama Ramadan meningkat menjadi 80 hingga 100 ton.

Namun, masalah pengelolaan sampah di Kotim tidak hanya berhenti di TPA. Kesadaran masyarakat dalam memilah sampah masih rendah, terutama dalam memisahkan sampah organik dan anorganik.

Sampah plastik menjadi salah satu penyumbang terbesar permasalahan ini, diperburuk dengan rendahnya tingkat daur ulang di daerah tersebut. DLH Kotim juga tengah merancang strategi jangka panjang untuk mengurangi ketergantungan pada TPA dengan mendorong pemanfaatan sampah sebagai bahan daur ulang atau sumber energi alternatif.

Baca Juga :  Bupati Bersyukur, 161 Jemaah Haji Kotim Kembali Dalam Keadaan Selamat

“Kami terus mengedukasi masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan. Sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh masyarakat,” tegas Marjuki. (bah/ans/kpg)

Terpopuler

Artikel Terbaru

/