33.8 C
Jakarta
Saturday, December 2, 2023

Cegah DBD, Bersama-sama Berantas Sarang Nyamuk dengan Gotong Royong

SAMPIT, PROKALTENG.CO– Meningkatnya Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dalam dua bulan terakhir ini. Membuat Bupati Kabupaten Kotim H.Halikinnor menjadi prihatin apalagi kasus DBD didominasi oleh anak-anak.

“Untuk mencegah meluasnya penyakit DBD tersebut, Saya mengingatkan masyarakat agar aktif melakukan kegiatan gotong royong untuk memberantas sarang nyamuk di wilayah tempat tinggal masing-masing,” sampai Halikin, Senin (20/11).

Dirinya mengatakan telah membuat surat edaran yang ditujukan untuk seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), baik dinas, badan, hingga kecamatan, untuk melaksanakan kegiatan gotong royong untuk membersihkan lingkungan di wilayahnya.

“Saya juga meminta para Camat untuk bisa mengarahkan Lurah, ke Ketua RT dan Kepala desa agar dapat menggerakan warga untuk bergotong royong membersihkan lingkungan dengan harapan jika ada jentik nyamuk bisa dimusnahkan sebelum tumbuh menjadi nyamuk dewasa dan menularkan DBD,” pinta Halikin.

Baca Juga :  Selama 2023, Ditemukan Produk Adminduk Palsu Diperoleh Menggunakan Jasa Calo

Menurutnya Saat ini sudah mulai memasuki peralihan musim, dari kemarau ke hujan yang dapat mempercepat berkembang biaknya nyamuk. maka pihaknya mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap DBD. selain itu upaya pencegahan dengan melakukan fogging juga harus dilakukan oleh pihak Dinas Kesehatan, tetapi fogging bukan solusi terbaik jika masyarakatnya tidak peduli terhadap kebersihan lingkungan.

“Dengan melakukan Fogging saja itu tidak efektif, karena hanya membunuh nyamuk yang dewasa, sementara jentik-jentik masih bisa berkembang biak lagi, jadi ini tidak menyelesaikan masalah, maka dari itu harus melakukan dengan pemberantasan sarang nyamuk, dan itu harus ada kepedulian dari masyarakat sendiri untuk membersihkan lingkungannya,” ucap Halikin.

Baca Juga :  Bupati Berjanji Tuntaskan Pembangunan Sirkuit

Dia juga menyampaikan untuk pencegahan yang lebih tepat adalah dengan membudayakan gotong royong. Kemudian menerapkan 3 M Plus yaitu Menguras, Menutup, Mengubur dan Mencegah perkembang biakkan nyamuk dengan cara memelihara ikan pemakan jentik, memasang kawat kasa di jendela dan ventilasi serta tidak menggantung pakaian didalam kamar.

“Mari kita bersama-sama memberantas sarang nyamuk dengan gotong royong, dengan harapan penularan penyakit DBD di KabupatenĀ  Kotim bisa dicegah sejak dini. Karena kita lebih baik mencegah daripada mengobati,” tutupnya.(bah/kpg/ind).

SAMPIT, PROKALTENG.CO– Meningkatnya Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dalam dua bulan terakhir ini. Membuat Bupati Kabupaten Kotim H.Halikinnor menjadi prihatin apalagi kasus DBD didominasi oleh anak-anak.

“Untuk mencegah meluasnya penyakit DBD tersebut, Saya mengingatkan masyarakat agar aktif melakukan kegiatan gotong royong untuk memberantas sarang nyamuk di wilayah tempat tinggal masing-masing,” sampai Halikin, Senin (20/11).

Dirinya mengatakan telah membuat surat edaran yang ditujukan untuk seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), baik dinas, badan, hingga kecamatan, untuk melaksanakan kegiatan gotong royong untuk membersihkan lingkungan di wilayahnya.

“Saya juga meminta para Camat untuk bisa mengarahkan Lurah, ke Ketua RT dan Kepala desa agar dapat menggerakan warga untuk bergotong royong membersihkan lingkungan dengan harapan jika ada jentik nyamuk bisa dimusnahkan sebelum tumbuh menjadi nyamuk dewasa dan menularkan DBD,” pinta Halikin.

Baca Juga :  Selama 2023, Ditemukan Produk Adminduk Palsu Diperoleh Menggunakan Jasa Calo

Menurutnya Saat ini sudah mulai memasuki peralihan musim, dari kemarau ke hujan yang dapat mempercepat berkembang biaknya nyamuk. maka pihaknya mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap DBD. selain itu upaya pencegahan dengan melakukan fogging juga harus dilakukan oleh pihak Dinas Kesehatan, tetapi fogging bukan solusi terbaik jika masyarakatnya tidak peduli terhadap kebersihan lingkungan.

“Dengan melakukan Fogging saja itu tidak efektif, karena hanya membunuh nyamuk yang dewasa, sementara jentik-jentik masih bisa berkembang biak lagi, jadi ini tidak menyelesaikan masalah, maka dari itu harus melakukan dengan pemberantasan sarang nyamuk, dan itu harus ada kepedulian dari masyarakat sendiri untuk membersihkan lingkungannya,” ucap Halikin.

Baca Juga :  Bupati Berjanji Tuntaskan Pembangunan Sirkuit

Dia juga menyampaikan untuk pencegahan yang lebih tepat adalah dengan membudayakan gotong royong. Kemudian menerapkan 3 M Plus yaitu Menguras, Menutup, Mengubur dan Mencegah perkembang biakkan nyamuk dengan cara memelihara ikan pemakan jentik, memasang kawat kasa di jendela dan ventilasi serta tidak menggantung pakaian didalam kamar.

“Mari kita bersama-sama memberantas sarang nyamuk dengan gotong royong, dengan harapan penularan penyakit DBD di KabupatenĀ  Kotim bisa dicegah sejak dini. Karena kita lebih baik mencegah daripada mengobati,” tutupnya.(bah/kpg/ind).

Terpopuler

Dewan: Lestarikan Budaya Gotong Royong

Ni De

Catat Sejarah

Artikel Terbaru