31 C
Jakarta
Saturday, April 5, 2025

Tanamkan Nilai-Nilai Keagamaan dan Mengajarkan Kebaikan

SAMPIT, PROKALTENG.CO โ€“ Selama Bulan Ramadan, peserta didik, khususnya di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) diimbau untuk turut serta dalam kegiatan keagamaan yang diadakan oleh sekolah.

Hal itu bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai keagamaan dan mengajarkan kebaikan, terutama dalam momentum bulan Ramadan.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kotim, Muhammad Irfansyah, melalui Pengawas Pembina Sekolah Menengah Pertama (SMP), I Ketut Naya, mengatakan bahwa kegiatan semacam itu dinilai sangat bermanfaat untuk membimbing peserta didik agar taat kepada ajaran agama.

โ€œKegiatan keagamaan di sekolah bermanfaat untuk membimbing peserta didik agar taat kepada Tuhan dan memiliki budi pekerti yang baik,โ€ katanya saat menutup kegiatan P5, Pesantren Ramadan di SMPN 4 Sampit, Kamis (20/3).

Baca Juga :  Sekolah Adiwiyata Harus Jadi Contoh Nyata Penerapan Perilaku Ramah Lingkungan

Ia menambahkan bahwa akhlak dan budi pekerti adalah hal yang wajib dimiliki oleh peserta didik, terutama di era modern saat ini. Menurutnya, kecerdasan saja tidak cukup sebagai bekal bagi peserta didik dalam menata masa depan.

โ€œKita berharap anak-anak kita tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki budi pekerti yang luhur,โ€ katanya.

Sementara itu, Kepala SMPN 4 Sampit, Anjar Subiantoro, mengatakan bahwa kegiatan keagamaan yang dilakukan di sekolah sangat bermanfaat bagi peserta didik. Selain mendapatkan ilmu agama, peserta didik juga diajarkan untuk berbagi kepada sesama di Bulan Ramadan.

โ€œKita juga mengajarkan anakanak berbagi, dan kita bersyukur kegiatan ini juga didukung oleh orang tua. Karena mereka juga turut memberikan bantuan sembako kepada yang membutuhkan,โ€ jelasnya.

Baca Juga :  Pegawai dan Tekon Bisa Mengupgrade Pendidikannya Melalui Program RPL

Selain bermanfaat bagi warga sekolah, kegiatan tersebut juga memberikan dampak positif bagi warga di lingkungan sekitar sekolah. Mereka yang dinilai kurang mampu juga mendapat bantuan dari sekolah dan wali murid. โ€œTidak hanya murid yang kita bantu, tetapi juga warga sekitar,โ€ imbuhnya. (mif/ens/kpg)

SAMPIT, PROKALTENG.CO โ€“ Selama Bulan Ramadan, peserta didik, khususnya di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) diimbau untuk turut serta dalam kegiatan keagamaan yang diadakan oleh sekolah.

Hal itu bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai keagamaan dan mengajarkan kebaikan, terutama dalam momentum bulan Ramadan.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kotim, Muhammad Irfansyah, melalui Pengawas Pembina Sekolah Menengah Pertama (SMP), I Ketut Naya, mengatakan bahwa kegiatan semacam itu dinilai sangat bermanfaat untuk membimbing peserta didik agar taat kepada ajaran agama.

โ€œKegiatan keagamaan di sekolah bermanfaat untuk membimbing peserta didik agar taat kepada Tuhan dan memiliki budi pekerti yang baik,โ€ katanya saat menutup kegiatan P5, Pesantren Ramadan di SMPN 4 Sampit, Kamis (20/3).

Baca Juga :  Sekolah Adiwiyata Harus Jadi Contoh Nyata Penerapan Perilaku Ramah Lingkungan

Ia menambahkan bahwa akhlak dan budi pekerti adalah hal yang wajib dimiliki oleh peserta didik, terutama di era modern saat ini. Menurutnya, kecerdasan saja tidak cukup sebagai bekal bagi peserta didik dalam menata masa depan.

โ€œKita berharap anak-anak kita tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki budi pekerti yang luhur,โ€ katanya.

Sementara itu, Kepala SMPN 4 Sampit, Anjar Subiantoro, mengatakan bahwa kegiatan keagamaan yang dilakukan di sekolah sangat bermanfaat bagi peserta didik. Selain mendapatkan ilmu agama, peserta didik juga diajarkan untuk berbagi kepada sesama di Bulan Ramadan.

โ€œKita juga mengajarkan anakanak berbagi, dan kita bersyukur kegiatan ini juga didukung oleh orang tua. Karena mereka juga turut memberikan bantuan sembako kepada yang membutuhkan,โ€ jelasnya.

Baca Juga :  Pegawai dan Tekon Bisa Mengupgrade Pendidikannya Melalui Program RPL

Selain bermanfaat bagi warga sekolah, kegiatan tersebut juga memberikan dampak positif bagi warga di lingkungan sekitar sekolah. Mereka yang dinilai kurang mampu juga mendapat bantuan dari sekolah dan wali murid. โ€œTidak hanya murid yang kita bantu, tetapi juga warga sekitar,โ€ imbuhnya. (mif/ens/kpg)

Terpopuler

Artikel Terbaru