26.2 C
Jakarta
Friday, March 6, 2026

Resmi Dibuka Bupati, Pasar Ramadan di Taman Kota Sampit Diburu Warga Beli Takjil dan Aneka Kuliner

SAMPIT, PROKALTENG.CO – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) resmi membuka Pasar Ramadan di kawasan Taman Kota Sampit, Kamis (19/2/2026) sore. Kegiatan tahunan ini disambut antusias warga yang mulai memadati lokasi untuk berburu takjil dan aneka kuliner khas berbuka puasa.

Bupati Kotim, Halikinnor, mengatakan ada perbedaan cukup mencolok pada pelaksanaan Pasar Ramadan tahun ini dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Salah satunya dari jumlah dan variasi produk yang ditawarkan para pelaku UMKM.

“Kalau kita lihat tadi, yang dijual para pedagang UMKM itu sangat bervariasi. Tahun ini lebih banyak pilihan, bahkan stand-stand yang dibuka juga lebih banyak,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan bazar Ramadan ini tidak hanya menjadi ajang memeriahkan bulan suci, tetapi juga sebagai upaya memenuhi kebutuhan masyarakat, baik yang menjalankan ibadah puasa maupun yang tidak.

Baca Juga :  Mutu Pelayanan dan Tata Kelola Puskesmas Ditingkatkan, Keselamatan Pasien Diutamakan

“Harapan kita dengan adanya Pasar Ramadan ini bisa memenuhi kebutuhan masyarakat di Kabupaten Kotawaringin Timur, baik yang berpuasa maupun yang tidak berpuasa,” ucapnya.

Ia mencontohkan, sejumlah kue tradisional yang biasanya sulit ditemukan di luar bulan Ramadan kini tersedia dalam jumlah melimpah.

“Kalau di luar Ramadan, kita mencari kue tradisional seperti bingka dan lainnya tidak terlalu banyak yang memproduksi. Tapi saat Ramadan ini akan banyak sekali, jadi masyarakat punya banyak pilihan,” katanya.

Electronic money exchangers listing

Halikinnor juga menegaskan bahwa Pasar Ramadan terbuka untuk semua kalangan. Ia berharap momen ini dapat mempererat kebersamaan antarwarga di Kotim yang majemuk.

“Tidak hanya yang berpuasa, saudara-saudara kita yang non-muslim juga pasti akan memanfaatkan momen ini. Selain untuk takjil, ini juga bagian dari memeriahkan Ramadan dan meningkatkan hubungan masyarakat kita dengan para pedagang,” pungkasnya.

Baca Juga :  Wujudkan Transformasi SMK, Sehingga Memiliki Kinerja dan Kualitas Optimal

Dengan meningkatnya jumlah stan dan ragam dagangan, Pasar Ramadan di Taman Kota Sampit diharapkan mampu menggerakkan roda perekonomian lokal sekaligus menjadi ruang interaksi sosial bagi masyarakat selama bulan suci. (mif/kpg)

SAMPIT, PROKALTENG.CO – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) resmi membuka Pasar Ramadan di kawasan Taman Kota Sampit, Kamis (19/2/2026) sore. Kegiatan tahunan ini disambut antusias warga yang mulai memadati lokasi untuk berburu takjil dan aneka kuliner khas berbuka puasa.

Bupati Kotim, Halikinnor, mengatakan ada perbedaan cukup mencolok pada pelaksanaan Pasar Ramadan tahun ini dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Salah satunya dari jumlah dan variasi produk yang ditawarkan para pelaku UMKM.

“Kalau kita lihat tadi, yang dijual para pedagang UMKM itu sangat bervariasi. Tahun ini lebih banyak pilihan, bahkan stand-stand yang dibuka juga lebih banyak,” ujarnya.

Electronic money exchangers listing

Menurutnya, keberadaan bazar Ramadan ini tidak hanya menjadi ajang memeriahkan bulan suci, tetapi juga sebagai upaya memenuhi kebutuhan masyarakat, baik yang menjalankan ibadah puasa maupun yang tidak.

Baca Juga :  Mutu Pelayanan dan Tata Kelola Puskesmas Ditingkatkan, Keselamatan Pasien Diutamakan

“Harapan kita dengan adanya Pasar Ramadan ini bisa memenuhi kebutuhan masyarakat di Kabupaten Kotawaringin Timur, baik yang berpuasa maupun yang tidak berpuasa,” ucapnya.

Ia mencontohkan, sejumlah kue tradisional yang biasanya sulit ditemukan di luar bulan Ramadan kini tersedia dalam jumlah melimpah.

“Kalau di luar Ramadan, kita mencari kue tradisional seperti bingka dan lainnya tidak terlalu banyak yang memproduksi. Tapi saat Ramadan ini akan banyak sekali, jadi masyarakat punya banyak pilihan,” katanya.

Halikinnor juga menegaskan bahwa Pasar Ramadan terbuka untuk semua kalangan. Ia berharap momen ini dapat mempererat kebersamaan antarwarga di Kotim yang majemuk.

“Tidak hanya yang berpuasa, saudara-saudara kita yang non-muslim juga pasti akan memanfaatkan momen ini. Selain untuk takjil, ini juga bagian dari memeriahkan Ramadan dan meningkatkan hubungan masyarakat kita dengan para pedagang,” pungkasnya.

Baca Juga :  Wujudkan Transformasi SMK, Sehingga Memiliki Kinerja dan Kualitas Optimal

Dengan meningkatnya jumlah stan dan ragam dagangan, Pasar Ramadan di Taman Kota Sampit diharapkan mampu menggerakkan roda perekonomian lokal sekaligus menjadi ruang interaksi sosial bagi masyarakat selama bulan suci. (mif/kpg)

Terpopuler

Artikel Terbaru

/