27.8 C
Jakarta
Thursday, May 23, 2024
spot_img

Berlanjut Hingga 1 Mei, Pasar Murah Disambut Antusias Masyarakat

SAMPIT, PROKALTENG.CO– Pemer intah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus melaksanakan pasar murah yang digelar di beberapa titik. Selain menekan lajunya inflasi, pasar murah tersebut digelar membantu masyarakat menghadapi Hari Raya Idulfi tri.

“Pasar murah akan digelar sampai 1 Mei. Pelaksanaannya di dalam kota, hingga di beberapa kecamatan,” terang Bupati Kotim, Halikinnor, Selasa (11/4).

Adapun, berbagai sembako (sembilan bahan pokok) ada dijual di pasar murah tersebut. Sembako murah yang diperuntukan bagi masyarakat itu dalam rangka membantu mereka (warga) menyambut Lebaran 2023 sekaligus upaya pengendalian infl asi.

Bupati menambahkan, pasar murah yang digelar Pemkab Kotim itu merupakan wujud kehadiran pemerintah sekaligus membantu masyarakat jelang Lebaran, kegiatan ini juga untuk menekan infl asi sebab beberapa komoditas harus dijaga pasokan dan stabilisasi harganya.

Baca Juga :  847 Tekon Lulus Seleksi Tahap Dua

“Penyelenggaraan ini dengan menyediakan paket sembako yang harganya lebih murah dari harga pasar pada umumnya,” ujar bupati.

Halikinnor meminta, dinas terkait untuk selalu memonitoring pelaksanaan pasar murah. Jangan sampai minat masyarakat tinggi, bahan pokok yang dijual terbatas. “Harus sering kontrol, serta ajak masyarakat belanja di pasar murah yang digelar oleh pemerintah,” tegasnya.

Bupati menyebutkan, hingga saat ini persediaan bahan pokok memenuhi kebutuhan masyarakat dalam merayakan Idul Fitri masih aman. “Informasi dari dinas ketahanan pangan, ada 11 bapok yang tergolong aman. Surplus sampai bulan Mei mendatang,” terangnya.

Pasar murah yang digelar Pemkab Kotim tersebut disambut antusias oleh masyarakat. Seperti yang dilaksanakan di Kantor Kecamatan Cempaga, warga berbondong-bondong datang ke kantor kecamatan untuk membeli beras yang dijual dengan harga murah.

Baca Juga :  Lestarikan Budaya Lokal di Tengah Era Digitalisasi

“Sangat bermanfaat sekali bagi kami dengan dilaksanakan pasar murah ini. Harga jual sembako lebih murah dari pasaran,” terang Nur Hidayah, warga yang tinggal di Desa Cempaka Mulia Barat, Kecamatan Cempaga.(sli/ans/kpg)

SAMPIT, PROKALTENG.CO– Pemer intah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus melaksanakan pasar murah yang digelar di beberapa titik. Selain menekan lajunya inflasi, pasar murah tersebut digelar membantu masyarakat menghadapi Hari Raya Idulfi tri.

“Pasar murah akan digelar sampai 1 Mei. Pelaksanaannya di dalam kota, hingga di beberapa kecamatan,” terang Bupati Kotim, Halikinnor, Selasa (11/4).

Adapun, berbagai sembako (sembilan bahan pokok) ada dijual di pasar murah tersebut. Sembako murah yang diperuntukan bagi masyarakat itu dalam rangka membantu mereka (warga) menyambut Lebaran 2023 sekaligus upaya pengendalian infl asi.

Bupati menambahkan, pasar murah yang digelar Pemkab Kotim itu merupakan wujud kehadiran pemerintah sekaligus membantu masyarakat jelang Lebaran, kegiatan ini juga untuk menekan infl asi sebab beberapa komoditas harus dijaga pasokan dan stabilisasi harganya.

Baca Juga :  847 Tekon Lulus Seleksi Tahap Dua

“Penyelenggaraan ini dengan menyediakan paket sembako yang harganya lebih murah dari harga pasar pada umumnya,” ujar bupati.

Halikinnor meminta, dinas terkait untuk selalu memonitoring pelaksanaan pasar murah. Jangan sampai minat masyarakat tinggi, bahan pokok yang dijual terbatas. “Harus sering kontrol, serta ajak masyarakat belanja di pasar murah yang digelar oleh pemerintah,” tegasnya.

Bupati menyebutkan, hingga saat ini persediaan bahan pokok memenuhi kebutuhan masyarakat dalam merayakan Idul Fitri masih aman. “Informasi dari dinas ketahanan pangan, ada 11 bapok yang tergolong aman. Surplus sampai bulan Mei mendatang,” terangnya.

Pasar murah yang digelar Pemkab Kotim tersebut disambut antusias oleh masyarakat. Seperti yang dilaksanakan di Kantor Kecamatan Cempaga, warga berbondong-bondong datang ke kantor kecamatan untuk membeli beras yang dijual dengan harga murah.

Baca Juga :  Lestarikan Budaya Lokal di Tengah Era Digitalisasi

“Sangat bermanfaat sekali bagi kami dengan dilaksanakan pasar murah ini. Harga jual sembako lebih murah dari pasaran,” terang Nur Hidayah, warga yang tinggal di Desa Cempaka Mulia Barat, Kecamatan Cempaga.(sli/ans/kpg)

spot_img
spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru