Pemkab Kotim Dukung Penuh Pendirian Markas Daops dan Brigdakarhutla

SAMPIT, PROKALTENG.CO– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) menyatakan, dukungan penuhnya terhadap rencana pembentukan Brigade Pengendalian Kebakaran Lahan (Brigdalkarhutla), sekaligus pendirian Kantor Daerah Operasi (Daops) Pengendalian Lingkungan Hidup di wilayahnya.

Dukungan strategis ini ditegaskan Wakil Bupati Kotim, Irawati, usai menerima audiensi delegasi Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) melalui utusan Deputi Bidang Penegakan Hukum Lingkungan Hidup, belum lama ini.

“Pertemuan tersebut secara khusus membahas rencana pembentukan Brigdalkarhutla, sekaligus menyurvei lokasi untuk pendirian Kantor Daops Pengendalian Lingkungan Hidup di Kotim,” terang Irawati, Senin (8/6).
Menurut Wabup, kehadiran unit khusus ini, akan menjadi lompatan penting dalam memperkuat sistem pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Baca Juga :  Gubernur Doakan Kotim, Halikin Bertekad Membawa Bumi Habaring Hurung Lebih Maju Lagi

Mengingat, Karhutla selalu menjadi ancaman krisis tahunan di daerah tersebut setiap kali memasuki musim kemarau. Irawati menilai, pembentukan Brigdalkarhutla dan markas Daops tidak sekadar meningkatkan kesiapsiagaan personel di lapangan.

Lebih dari itu, langkah ini akan mengunci sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah dalam hal pengawasan lingkungan hidup.

“Kita menyambut baik inisiatif pusat ini. Keberadaan Daops di Kotim diyakini mampu mempercepat respons kita, terhadap berbagai persoalan lingkungan, termasuk mempertegas penegakan hukum bagi oknum-oknum yang memicu kerusakan alam,” paparnya.

Dia berharap, wacana ini dapat segera dieksekusi, sehingga sistem pengawasan ekologi di Bumi Habaring Hurung makin solid, dan terintegrasi langsung dengan kebijakan KLH. Sebagai tindak lanjut, Irawati memastikan, seluruh rumusan hasil audiensi ini akan segera dilaporkan kepada Bupati Kotim.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  DLH Kotim Rencana Meminjam Dua Ekskavator untuk Mempercepat Penanganan Sampah

Laporan tersebut, akan menjadi landasan kebijakan untuk menentukan langkah koordinasi lintas sektoral selanjutnya.

“Seluruh hasil pertemuan ini segera saya laporkan kepada Bupati. Harapannya, kolaborasi ini segera terealisasi untuk memberikan manfaat perlindungan nyata bagi warga, serta menjaga keberlanjutan kelestarian lingkungan Kotim bagi generasi mendatang,” pungkas Irawati. (bah/kpg)

SAMPIT, PROKALTENG.CO– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) menyatakan, dukungan penuhnya terhadap rencana pembentukan Brigade Pengendalian Kebakaran Lahan (Brigdalkarhutla), sekaligus pendirian Kantor Daerah Operasi (Daops) Pengendalian Lingkungan Hidup di wilayahnya.

Dukungan strategis ini ditegaskan Wakil Bupati Kotim, Irawati, usai menerima audiensi delegasi Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) melalui utusan Deputi Bidang Penegakan Hukum Lingkungan Hidup, belum lama ini.

“Pertemuan tersebut secara khusus membahas rencana pembentukan Brigdalkarhutla, sekaligus menyurvei lokasi untuk pendirian Kantor Daops Pengendalian Lingkungan Hidup di Kotim,” terang Irawati, Senin (8/6).
Menurut Wabup, kehadiran unit khusus ini, akan menjadi lompatan penting dalam memperkuat sistem pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Gubernur Doakan Kotim, Halikin Bertekad Membawa Bumi Habaring Hurung Lebih Maju Lagi

Mengingat, Karhutla selalu menjadi ancaman krisis tahunan di daerah tersebut setiap kali memasuki musim kemarau. Irawati menilai, pembentukan Brigdalkarhutla dan markas Daops tidak sekadar meningkatkan kesiapsiagaan personel di lapangan.

Lebih dari itu, langkah ini akan mengunci sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah dalam hal pengawasan lingkungan hidup.

“Kita menyambut baik inisiatif pusat ini. Keberadaan Daops di Kotim diyakini mampu mempercepat respons kita, terhadap berbagai persoalan lingkungan, termasuk mempertegas penegakan hukum bagi oknum-oknum yang memicu kerusakan alam,” paparnya.

Dia berharap, wacana ini dapat segera dieksekusi, sehingga sistem pengawasan ekologi di Bumi Habaring Hurung makin solid, dan terintegrasi langsung dengan kebijakan KLH. Sebagai tindak lanjut, Irawati memastikan, seluruh rumusan hasil audiensi ini akan segera dilaporkan kepada Bupati Kotim.

Baca Juga :  DLH Kotim Rencana Meminjam Dua Ekskavator untuk Mempercepat Penanganan Sampah

Laporan tersebut, akan menjadi landasan kebijakan untuk menentukan langkah koordinasi lintas sektoral selanjutnya.

“Seluruh hasil pertemuan ini segera saya laporkan kepada Bupati. Harapannya, kolaborasi ini segera terealisasi untuk memberikan manfaat perlindungan nyata bagi warga, serta menjaga keberlanjutan kelestarian lingkungan Kotim bagi generasi mendatang,” pungkas Irawati. (bah/kpg)

Terpopuler

Artikel Terbaru