26.1 C
Jakarta
Saturday, April 5, 2025

Tahun 2023 KotimTidak Mendapatkan Kuota CPNS

SAMPIT, PROKALTENG.CO– Tahun 2023, Kotim tidak mendapatkan kuota CPNS. Namun, yang menjadi prioritas penerimaan berdasarkan peraturan petunjuk pelaksana, atau juknis dari pemerintah pusat, hanya ada Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) guru, tenaga kesehatan (nakes) dan tenaga teknis.

“Tahun 2023 ini kita tidak mendapatkan kuota CPNS. Tetapi kita masih mendapatkan PPPK untuk tenaga guru, kesehatan dan tenaga teknis. Penerimaan CPNS hanya ada di instansi pusat,” kata pelaksana tugas Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kotim Kamaruddin Makalepo, Kamis (31/8).

“Untuk persyaratan dan seterusnya nanti, setelah siap baru kita umumkan informasinya, kami juga masih menunggu arahan dari pusat,” tambahnya.

Baca Juga :  Karhutla Kotim! Status Siaga Menjadi Tanggap Darurat Bencana

Dia juga mengatakan. Untuk kuota PPPK guru sebanyak 498, Tenaga kesehatan 532 dan tenaga teknis 59 Jadi jumlahnya 1.089. Berdasarkan perhitungan dari jumlah tersebut. Kabupaten Kotim sebenarnya masih membutuhkan sekitar 1.500 kuota.

“Sebenarnya kita masih kekurangan pengawai. Bupati telah mengajukan sekitar 1.500 PPPK. Tetapi kita mendapatkan kuota 1.089. Mungkin tahun berikutnya pengajuan kita dapat diterima. Sehingga kita tidak kekurangan lagi pengawai,” tutupnya. (bah/ans/kpg/ind)

SAMPIT, PROKALTENG.CO– Tahun 2023, Kotim tidak mendapatkan kuota CPNS. Namun, yang menjadi prioritas penerimaan berdasarkan peraturan petunjuk pelaksana, atau juknis dari pemerintah pusat, hanya ada Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) guru, tenaga kesehatan (nakes) dan tenaga teknis.

“Tahun 2023 ini kita tidak mendapatkan kuota CPNS. Tetapi kita masih mendapatkan PPPK untuk tenaga guru, kesehatan dan tenaga teknis. Penerimaan CPNS hanya ada di instansi pusat,” kata pelaksana tugas Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kotim Kamaruddin Makalepo, Kamis (31/8).

“Untuk persyaratan dan seterusnya nanti, setelah siap baru kita umumkan informasinya, kami juga masih menunggu arahan dari pusat,” tambahnya.

Baca Juga :  Karhutla Kotim! Status Siaga Menjadi Tanggap Darurat Bencana

Dia juga mengatakan. Untuk kuota PPPK guru sebanyak 498, Tenaga kesehatan 532 dan tenaga teknis 59 Jadi jumlahnya 1.089. Berdasarkan perhitungan dari jumlah tersebut. Kabupaten Kotim sebenarnya masih membutuhkan sekitar 1.500 kuota.

“Sebenarnya kita masih kekurangan pengawai. Bupati telah mengajukan sekitar 1.500 PPPK. Tetapi kita mendapatkan kuota 1.089. Mungkin tahun berikutnya pengajuan kita dapat diterima. Sehingga kita tidak kekurangan lagi pengawai,” tutupnya. (bah/ans/kpg/ind)

Terpopuler

Artikel Terbaru