KASONGAN,PROKALTENG.CO – Pemerintah Kabupaten Katingan mengingatkan Kepala Kepala Desa maupun aparatur pemerintahan lainnya di wilayah desa di Katingan, supaya menjaga integritas dan profesionalitas menjalankan roda pemerintahan.
Hal tersebut disampaikan Bupati Katingan Saiful, saat memimpin Rapat Koordinasi dan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Desa tingkat Kecamatan Katingan Hulu di Aula Kantor Kecamatan Katingan Hulu, Selasa malam (7/4).
Dalam forum ini, Bupati Saiful juga mengapresiasi dedikasi para peserta yang hadir meski di tengah kelelahan fisik. Namun, dia mengingatkan bahwa posisi sebagai aparatur desa adalah panggilan jiwa untuk mengabdi, bukan untuk mencari kekuasaan.
“Jabatan ini adalah panggilan jiwa untuk mengabdi kepada masyarakat. Jagalah amanah ini dengan sebaik-baiknya, karena masyarakat menilai dan menjadikan kita sebagai contoh,” tegas Saiful.
Dia juga menyinggung adanya oknum yang dinilai belum menjalankan tugas sesuai amanah, sehingga dirinya meminta seluruh perangkat desa untuk kembali fokus pada pelayanan publik yang bersih dan transparan. Salah satu poin penting yang dibahas adalah pengelolaan keuangan desa. Bupati mengingatkan agar seluruh kepala desa tertib administrasi dan patuh pada peraturan perundang-undangan.
Mengingat pengawasan yang kian ketat, kesalahan sekecil apa pun dalam tata kelola anggaran dapat berujung pada masalah hukum. “Penyelenggaraan keuangan desa harus benar-benar sesuai aturan. Saat ini pengawasan semakin ketat. Sehingga kita dituntut untuk lebih hati-hati dan profesional,” jelasnya. (eri/ala/kpg)
KASONGAN,PROKALTENG.CO – Pemerintah Kabupaten Katingan mengingatkan Kepala Kepala Desa maupun aparatur pemerintahan lainnya di wilayah desa di Katingan, supaya menjaga integritas dan profesionalitas menjalankan roda pemerintahan.
Hal tersebut disampaikan Bupati Katingan Saiful, saat memimpin Rapat Koordinasi dan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Desa tingkat Kecamatan Katingan Hulu di Aula Kantor Kecamatan Katingan Hulu, Selasa malam (7/4).
Dalam forum ini, Bupati Saiful juga mengapresiasi dedikasi para peserta yang hadir meski di tengah kelelahan fisik. Namun, dia mengingatkan bahwa posisi sebagai aparatur desa adalah panggilan jiwa untuk mengabdi, bukan untuk mencari kekuasaan.
“Jabatan ini adalah panggilan jiwa untuk mengabdi kepada masyarakat. Jagalah amanah ini dengan sebaik-baiknya, karena masyarakat menilai dan menjadikan kita sebagai contoh,” tegas Saiful.
Dia juga menyinggung adanya oknum yang dinilai belum menjalankan tugas sesuai amanah, sehingga dirinya meminta seluruh perangkat desa untuk kembali fokus pada pelayanan publik yang bersih dan transparan. Salah satu poin penting yang dibahas adalah pengelolaan keuangan desa. Bupati mengingatkan agar seluruh kepala desa tertib administrasi dan patuh pada peraturan perundang-undangan.
Mengingat pengawasan yang kian ketat, kesalahan sekecil apa pun dalam tata kelola anggaran dapat berujung pada masalah hukum. “Penyelenggaraan keuangan desa harus benar-benar sesuai aturan. Saat ini pengawasan semakin ketat. Sehingga kita dituntut untuk lebih hati-hati dan profesional,” jelasnya. (eri/ala/kpg)