KUALA KAPUAS,PROKALTENG.CO – Pemerintah Kabupaten Kapuas terus memperluas ruang usaha bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif. Salah satunya melalui peluncuran Community Ekraf Kapuas (CEK) di kawasan GOR Panunjung Tarung, Jalan Maluku, Jumat (26/6) malam.
Peresmian dilakukan langsung Bupati Kapuas HM Wiyatno didampingi Sekretaris Daerah Usis I Sangkai serta jajaran kepala perangkat daerah. Program tersebut menjadi langkah awal menjadikan kawasan GOR sebagai pusat aktivitas ekonomi kreatif yang hidup dan ramai dikunjungi masyarakat.
Wiyatno menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen menghadirkan lebih banyak ruang publik yang dapat dimanfaatkan pelaku usaha kecil. Sejumlah lokasi seperti Simpang Adipura, area parkir Masjid At-Taqwa, taman kota, halaman Dinas Pendidikan hingga kawasan Dinas Perdagangan telah disiapkan sebagai sentra aktivitas UMKM.
“Semakin banyak ruang usaha yang tersedia, semakin besar pula peluang masyarakat meningkatkan pendapatan,” ujarnya.
Menurutnya, peluang itu akan semakin terbuka setelah proyek Waterfront City rampung. Kawasan tersebut nantinya menjadi salah satu pusat ekonomi kreatif baru yang memberi ruang lebih luas bagi pelaku UMKM, khususnya generasi muda. Pemkab juga merencanakan pelebaran jalan di sekitar GOR Panunjung Tarung agar kawasan UMKM terhubung hingga Jalan Jawa.
Bersamaan dengan itu, Taman Adhyaksa di sudut Jalan Keruing dan Jalan Jawa akan dibangun sebagai bagian dari penataan wajah kota. Tak hanya itu, Taman Raja Bunu juga akan dikembangkan menjadi kawasan usaha berbasis kontainer yang dapat dimanfaatkan sebagai tempat berkumpul masyarakat sekaligus mendukung tumbuhnya ekonomi kreatif.
KUALA KAPUAS,PROKALTENG.CO – Pemerintah Kabupaten Kapuas terus memperluas ruang usaha bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif. Salah satunya melalui peluncuran Community Ekraf Kapuas (CEK) di kawasan GOR Panunjung Tarung, Jalan Maluku, Jumat (26/6) malam.
Peresmian dilakukan langsung Bupati Kapuas HM Wiyatno didampingi Sekretaris Daerah Usis I Sangkai serta jajaran kepala perangkat daerah. Program tersebut menjadi langkah awal menjadikan kawasan GOR sebagai pusat aktivitas ekonomi kreatif yang hidup dan ramai dikunjungi masyarakat.
Wiyatno menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen menghadirkan lebih banyak ruang publik yang dapat dimanfaatkan pelaku usaha kecil. Sejumlah lokasi seperti Simpang Adipura, area parkir Masjid At-Taqwa, taman kota, halaman Dinas Pendidikan hingga kawasan Dinas Perdagangan telah disiapkan sebagai sentra aktivitas UMKM.
“Semakin banyak ruang usaha yang tersedia, semakin besar pula peluang masyarakat meningkatkan pendapatan,” ujarnya.
Menurutnya, peluang itu akan semakin terbuka setelah proyek Waterfront City rampung. Kawasan tersebut nantinya menjadi salah satu pusat ekonomi kreatif baru yang memberi ruang lebih luas bagi pelaku UMKM, khususnya generasi muda. Pemkab juga merencanakan pelebaran jalan di sekitar GOR Panunjung Tarung agar kawasan UMKM terhubung hingga Jalan Jawa.
Bersamaan dengan itu, Taman Adhyaksa di sudut Jalan Keruing dan Jalan Jawa akan dibangun sebagai bagian dari penataan wajah kota. Tak hanya itu, Taman Raja Bunu juga akan dikembangkan menjadi kawasan usaha berbasis kontainer yang dapat dimanfaatkan sebagai tempat berkumpul masyarakat sekaligus mendukung tumbuhnya ekonomi kreatif.