KUALA KAPUAS, PROKALTENG.CO – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas, Drs. Aswan, MSi. Menegaskan bahwa kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah pusat diharapkan tidak berdampak pada program-program prioritas yang berkaitan dengan peningkatan kualitas pendidikan.
“Saya belum melihat secara pasti Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) meskipun informasinya sudah ada. Yang jelas kami tetap mengikuti aturan yang ada,” ujarnya kepada prokalteng.co Kamis (27/2/2025).
Aswan menilai bahwa pemotongan anggaran tidak masalah jika hanya menyangkut perjalanan dinas. Namun jangan sampai berdampak pada pencapaian 15 Indikator Kinerja Utama (IKU) Disdik Kabupaten Kapuas.
Meskipun demikian ia menekankan bahwa perjalanan dinas tetap diperlukan dalam beberapa kondisi. Terutama untuk monitoring pembangunan fisik dan sarana prasarana sekolah. Menurutnya pengawasan langsung terhadap proyek pendidikan tetap diperlukan dalam beberapa kondisi. Terutama untuk monitoring proyek infrastruktur pendidikan.
Dinas Pendidikan Kapuas telah berkoordinasi dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Untuk memastikan anggaran yang tersedia tetap mendukung pencapaian indikator utama pendidikan. Salah satu program yang mendapat perhatian adalah bantuan tas sekolah untuk anak tidak mampu, yang dianggap efektif dalam membantu mengurangi angka putus sekolah.
“Kalau hanya pemangkasan perjalanan dinas kami masih bisa menyesuaikan. Tapi kalau sampai pemotongan terlalu signifikan pada program itu bisa berdampak besar. Kita tidak ingin program pendidikan terganggu karena anggaran yang dipangkas,” jelasnya.
Aswan berharap efisiensi anggaran tidak berdampak besar pada program pendidikan terutama dalam hal pembangunan infrastruktur sekolah.
“Mudah-mudahan efisiensi anggaran ini tidak terlalu banyak memangkas sektor pendidikan karena masih banyak sekolah yang butuh perbaikan,” tutupnya. (*/mta)