alexametrics
25.3 C
Palangkaraya
Tuesday, August 9, 2022

Bupati Harapkan Pendistribusian Gas Elpiji 3 Kg Lancar, Harga Stabil d

BUNTOK,KALTENGPOS.CO -Bupati Barito Selatan
H. Eddy Raya Samsuri ST mengharapkan agar pendistribusian gas elpiji ukuran
tabung 3 kilogram bisa lancar sehingga harganya tetap stabil, dan tidak terjadi
kelangkaan.

“Hal ini agar bisa menjadi perhatian kita
bersama supaya gas elpiji ukuran tabung 3 kilogram tidak terjadi
kelangkaan,” kata Bupati di Buntok, Rabu (14/10).

Orang nomor satu di jajaran Pemkab Barsel itu
juga Ia mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Kalimantan Tengah yang telah
mengintruksikan kepada semua Bupati di Wilayah Provinsi Kalimantan Tengah
(Kalteng) untuk memperketat pengawasan terhadap pendistribusian gas elpiji
ukuran tabung 3 kilogram.

“Tujuannya agar menjamin ketersediaan
stok, dan kelancaran distribusi hingga stabilitas harga tabung gas bersubsidi
tersebut,” tegasnya.

Baca Juga :  Banjir, Sekda Imbau Masyarakat Waspadai Arus Listrik

Dengan adanya intruksi gubernur tersebut, kata
dia,  diharapkan harga elpiji ukuran
tabung 3 kilogram dapat terkendali, dan harganya tidak melebihi Harga Eceran
Tertinggi (HET), dan stoknya selalu tersedia.

Menurut Eddy Raya, Pemerintah Daerah bakal
memanggil pihak pangkalan apabila menjual gas elpiji ukuran 3 kilogram tidak
sesuai dengan HET, terlebih lagi jika tidak menjual kepada warga yang kurang
mampu atau miskin.

Berdasarkan informasi
yang didapat Kalteng Pos, bahwa HET elpiji ukuran tabung 3 kilogram di
Kecamatan Dusun Selatan Rp 18 ribu, untuk Kecamatan Gunung Bintang Awai (GBA)
Rp 19 ribu. Di Kecamatan Dusun Utara Rp 22 ribu, Kecamatan Karau Kuala Rp 22
ribu, Kecamatan Dusun Hilir Rp 23.500 dan di Kecamatan Jenamas Rp 24.500. 

Baca Juga :  Kembangkan Potensi Anak, Utamakan Nilai Keagamaan

BUNTOK,KALTENGPOS.CO -Bupati Barito Selatan
H. Eddy Raya Samsuri ST mengharapkan agar pendistribusian gas elpiji ukuran
tabung 3 kilogram bisa lancar sehingga harganya tetap stabil, dan tidak terjadi
kelangkaan.

“Hal ini agar bisa menjadi perhatian kita
bersama supaya gas elpiji ukuran tabung 3 kilogram tidak terjadi
kelangkaan,” kata Bupati di Buntok, Rabu (14/10).

Orang nomor satu di jajaran Pemkab Barsel itu
juga Ia mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Kalimantan Tengah yang telah
mengintruksikan kepada semua Bupati di Wilayah Provinsi Kalimantan Tengah
(Kalteng) untuk memperketat pengawasan terhadap pendistribusian gas elpiji
ukuran tabung 3 kilogram.

“Tujuannya agar menjamin ketersediaan
stok, dan kelancaran distribusi hingga stabilitas harga tabung gas bersubsidi
tersebut,” tegasnya.

Baca Juga :  Ubah Pola Hidup ke Arah Promotive-Preventif, Selalu Berperilaku Hidup

Dengan adanya intruksi gubernur tersebut, kata
dia,  diharapkan harga elpiji ukuran
tabung 3 kilogram dapat terkendali, dan harganya tidak melebihi Harga Eceran
Tertinggi (HET), dan stoknya selalu tersedia.

Menurut Eddy Raya, Pemerintah Daerah bakal
memanggil pihak pangkalan apabila menjual gas elpiji ukuran 3 kilogram tidak
sesuai dengan HET, terlebih lagi jika tidak menjual kepada warga yang kurang
mampu atau miskin.

Berdasarkan informasi
yang didapat Kalteng Pos, bahwa HET elpiji ukuran tabung 3 kilogram di
Kecamatan Dusun Selatan Rp 18 ribu, untuk Kecamatan Gunung Bintang Awai (GBA)
Rp 19 ribu. Di Kecamatan Dusun Utara Rp 22 ribu, Kecamatan Karau Kuala Rp 22
ribu, Kecamatan Dusun Hilir Rp 23.500 dan di Kecamatan Jenamas Rp 24.500. 

Baca Juga :  ADD untuk Mempercepat Proses dan Pemerataan Pembangunan

Most Read

Artikel Terbaru

/