27.8 C
Jakarta
Friday, March 28, 2025

Kasus Penembakan Tiga Polisi di Lampung Terhenti! Istri dan keluarga Lapor Hotman Paris

PROKALTENG.CO– Istri dan keluarga tiga anggota polisi yang tewas ditembak oleh oknum TNI di Kabupaten Way Kanan, Lampung, meminta pendampingan hukum kepada pengacara kondang, Hotman Paris.

Dalam sejumlah video yang diunggah oleh Hotman Paris di akun Instagram-nya, keluarga korban menyampaikan harapan agar kasus ini segera mendapatkan kejelasan hukum.

Keluarga korban yang meminta pendampingan adalah Sasmiatun, istri AKP (anumerta) Lusiyanto, Kapolsek Negara Batin; Wiyuda Yuweni, istri Aipda (anumerta) Petrus Apriyanto; dan Suryalina, ibu dari Briptu (anumerta) Ghalib Surya Ganta.

“Kami memohon bantuan dari tim Hotman Paris agar dapat mengawali kasus penembakan ini hingga kami mendapatkan keadilan yang seadil-adilnya. Sampai saat ini, pelaku yang sudah jelas mengakui perbuatannya belum juga ditetapkan sebagai tersangka,” ujar Sasmiatun.

Baca Juga :  Mbak Puan Bilang Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Tinggal Tunggu Perpres

Ia menjelaskan bahwa suami dibunuh saat sedang bertugas dalam penggerebekan judi sabung ayam yang dilakukan oleh dua oknum TNI di Negara Batin, Way Kanan, Lampung.

Meskipun sudah ada pengakuan dari pelaku, pihak keluarga masih lambat mendeteksi tersangka dalam kasus ini.

Mereka merasa kasus tersebut berjalan di tempat dan belum menunjukkan perkembangan yang signifikan. (jpg)

 

PROKALTENG.CO– Istri dan keluarga tiga anggota polisi yang tewas ditembak oleh oknum TNI di Kabupaten Way Kanan, Lampung, meminta pendampingan hukum kepada pengacara kondang, Hotman Paris.

Dalam sejumlah video yang diunggah oleh Hotman Paris di akun Instagram-nya, keluarga korban menyampaikan harapan agar kasus ini segera mendapatkan kejelasan hukum.

Keluarga korban yang meminta pendampingan adalah Sasmiatun, istri AKP (anumerta) Lusiyanto, Kapolsek Negara Batin; Wiyuda Yuweni, istri Aipda (anumerta) Petrus Apriyanto; dan Suryalina, ibu dari Briptu (anumerta) Ghalib Surya Ganta.

“Kami memohon bantuan dari tim Hotman Paris agar dapat mengawali kasus penembakan ini hingga kami mendapatkan keadilan yang seadil-adilnya. Sampai saat ini, pelaku yang sudah jelas mengakui perbuatannya belum juga ditetapkan sebagai tersangka,” ujar Sasmiatun.

Baca Juga :  Mbak Puan Bilang Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Tinggal Tunggu Perpres

Ia menjelaskan bahwa suami dibunuh saat sedang bertugas dalam penggerebekan judi sabung ayam yang dilakukan oleh dua oknum TNI di Negara Batin, Way Kanan, Lampung.

Meskipun sudah ada pengakuan dari pelaku, pihak keluarga masih lambat mendeteksi tersangka dalam kasus ini.

Mereka merasa kasus tersebut berjalan di tempat dan belum menunjukkan perkembangan yang signifikan. (jpg)

 

Terpopuler

Artikel Terbaru