BP3MI NTT melaporkan bahwa meskipun sempat terkendala dampak bencana alam yang mempengaruhi mobilisasi calon peserta, pihak BP3MI telah memaksimalkan kuota sebanyak 220 peserta dalam 11 kelas.
Pelatihan dipusatkan di lembaga vokasi Kota Kupang, antara lain Universitas Citra Bangsa, Universitas San Pedro, dan Poltekkes Kemenkes Kupang.
“Kami tegaskan agar pada Rabu pagi pukul 10.00 WIB seluruh peserta pelatihan di balai-balai daerah sudah teregistrasi dan berkumpul, sehingga pukul 11.00 WIB kita bisa melaksanakan gladi bersih jaringan dan alur acara secara nasional sebelum kick-off resmi dimulai pukul 13.00 WIB,” pungkas Dzulfikar.(tim)
BP3MI NTT melaporkan bahwa meskipun sempat terkendala dampak bencana alam yang mempengaruhi mobilisasi calon peserta, pihak BP3MI telah memaksimalkan kuota sebanyak 220 peserta dalam 11 kelas.
Pelatihan dipusatkan di lembaga vokasi Kota Kupang, antara lain Universitas Citra Bangsa, Universitas San Pedro, dan Poltekkes Kemenkes Kupang.
“Kami tegaskan agar pada Rabu pagi pukul 10.00 WIB seluruh peserta pelatihan di balai-balai daerah sudah teregistrasi dan berkumpul, sehingga pukul 11.00 WIB kita bisa melaksanakan gladi bersih jaringan dan alur acara secara nasional sebelum kick-off resmi dimulai pukul 13.00 WIB,” pungkas Dzulfikar.(tim)