PALANGKA RAYA – Banyaknya kasus pembakaran lahan yang
melibatkan petani kecil menjadi perhatian serius Gubernur Kalteng Sugianto
Sabran. Sebagai rasa keadilan, Gubernur Sugianto meminta pada Menteri
Koordinator Bidang Politik, Hukim, dan Keamanan (Mekopolhukam) agar memberikan
keadilan hukum bagi petani kecil yang membakar lahan.
Itu disampaikan Gubernur Kalteng Sugianto Sabran saat
memimpin Rapat Koordinasi dan Peningkatan Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan
di Kalteng. Rapat tersebut dihadiri Asisten Deputi Koordinasi Penanganan
Konflik dan Keamanan Transportasi Kemenko Polhukam RI, Korem 102 Panju Panjung,
Polda Kalteng, bupati/walikota, dan pihak terkait lainnya.
“Saya meminta dari Kemenkopolhukam yang hadir, nanti
bisa menyampaikan hal itu kepada Menkopolhukam RI dan jajaran pemerintah pusat
lainnya. Karena masyarakat kecil ini perlu kita bantu dalam mengatasi persoalan
membuka lahan tanpa bakar,” ucapnya.
Dia berharap, penegakan hukum benar-benar dilakukan
berdasarkan asas keadilan. Gubernur Sugianto tidak ingin warga miskin semakin
menderita kedepannya.
Sementara itu, Asisten Deputi Koordinasi Penanganan
Konflik dan Keamanan Transportasi Kemenko Polhukam RI Bambang Sugeng
mengatakan, akan menyampaikan hasil rakor kepada Menkopolhukam, khususnya
terkait keadilan hukum bagi petani kecil yang membuka lahan dengan cara
membakar. Pihaknya juga akan membahas persoalan tersebut secara bersama-sama
dengan pihak terkait lainnya.
“Kami akan petakan dan bahas persoalan yang
disampaikan Gubernur Kalteng tersebut secara menyeluruh. Kami juga meminta
kepada kepolisian, TNI, dan lainnya agar memerhatikan persoalan itu,”
pungkasnya. (arj)