JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan tes
cepat atau rapid test terhadap para pegawainya. Rapid tes digelar pada Kamis
(4/6) hingga Jumat (5/6) dan diikuti sebanyak 1.088. Dari hasil rapid test
ditemukan pegawai KPK yang hasil rapid testnya reaktif.
“Pimpinan KPK menyampaikan rasa
turut prihatin atas masih ada pegawai KPK yang hasil test Covid reaktif,†kata
Ketua KPK, Firli Bahuri dalam keterangannya, Senin (8/6).
Jenderal polisi bintang tiga ini
menyampaikan, dari 1.088 specimen terdapat 26 berstatus reaktif. Sebagai
Pimpinan KPK, Firli menganjurkan 26 pegawainya untuk melanjutkan pemeriksaan
pada tes swab.
“Kami sudah melakukkan treatment
dengan protokol Covid-19 terhadap 26 pegawai KPK yang hasilnya reaktif, untuk
dilanjutkan dengan pemeriksaan lanjutan swab, KPK bekerja sama dengan tim
kesehatan DKI Jakarta (Puskesmas Setiabudi),†beber Firli.
Langkahnya melakukan rapid test,
lanjut Firli, untuk mendeteksi dini diberlakukannya penerapan tatanan hidup
baru atau new normal. Pimpinan KPK dan seluruh pegawai serta para pihak yang
sering berinteraksi dengan KPK telah mengadakan giat pemeriksaan rapid test.
“Hari ini, Senin sampai Selasa
kegiatan rapid test untuk pegawai KPK masih dilanjutkan. Semoga hasil angka
reaktif tidak bertambah. Covid-19 bukan penyakit yang memalukan, jadi kita
perlu kesadaran dan keterbukaan agar memutus rantai penularannya,†pungkas
mantan Kapolda Sumatera Selatan ini.