26 C
Jakarta
Thursday, March 12, 2026

Pertamina Pastikan Stok BBM Nasional Aman 21 Hari, Masyarakat Diminta Tak Panic Buying

PROKALTENG.CO – PT Pertamina (Persero) melalui PT Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) nasional dalam kondisi aman dan terkendali. Saat ini, stok BBM nasional berada di kisaran 21 hari, yang merupakan cadangan operasional dalam sistem logistik energi nasional untuk menjaga kelancaran distribusi energi ke seluruh wilayah Indonesia.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV. Dumatubun, menegaskan stok sekitar 21 hari tersebut merupakan cadangan operasional yang secara rutin dikelola dalam sistem distribusi energi nasional. Stok itu terus diperbarui melalui produksi kilang domestik maupun pengadaan impor yang telah direncanakan jauh hari agar kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.

“Stok sekitar 21 hari yang dikelola Pertamina Patra Niaga merupakan stok BBM yang secara normal selalu dijaga dalam sistem logistik energi nasional. Stok ini terus dilakukan top-up atau penambahan melalui produksi dari kilang domestik maupun pengadaan impor yang telah direncanakan sebelumnya. Proses ini berlangsung rutin sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan BBM,” ujar Roberth.

Baca Juga :  Kemenperin Gencar Sosialisasi TKDN IK untuk Penggunaan Produk Lokal

Ia menjelaskan, Pertamina Patra Niaga memiliki sistem pengelolaan rantai pasok energi yang terintegrasi, mulai dari pengadaan minyak mentah dan produk BBM, pengolahan di kilang, transportasi, hingga distribusi ke berbagai wilayah Indonesia. Sistem tersebut dirancang untuk memastikan ketersediaan energi tetap terjaga dan dapat diakses masyarakat secara merata.

Menanggapi dinamika geopolitik global, termasuk konflik di kawasan Timur Tengah, Pertamina Patra Niaga juga telah menyiapkan sejumlah langkah mitigasi guna menjaga ketahanan pasokan energi nasional.

“Pertamina Patra Niaga terus memantau perkembangan situasi global dan telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif, antara lain melalui diversifikasi sumber pasokan minyak mentah dan produk BBM, penguatan ketahanan logistik dan distribusi, optimalisasi operasi kilang dalam negeri, serta peningkatan koordinasi dengan pemerintah dan para pemangku kepentingan,” jelas Roberth.

Dengan berbagai langkah tersebut, Pertamina Patra Niaga memastikan rantai pasok energi nasional tetap berjalan baik sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara optimal.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Berbahaya Bagi Pers, Pasal-pasal UU ITE Ini Mendesak Direvisi

Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan, Edi Mangun, memastikan stok BBM di wilayah Kalimantan juga berada dalam kondisi aman. Ia mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan atau panic buying.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan. Pembelian berlebihan berpotensi mengganggu distribusi yang selama ini berjalan normal. Dengan penggunaan yang bijak, distribusi energi dapat terus terjaga sehingga seluruh masyarakat tetap mendapatkan akses BBM,” jelasnya.

Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat, dunia usaha, serta perekonomian nasional tetap terpenuhi dengan baik. Perusahaan juga terus memantau perkembangan situasi global dan menyiapkan langkah strategis guna menjaga keamanan pasokan energi di seluruh wilayah Indonesia.

Apabila masyarakat memerlukan informasi lebih lanjut, dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135. (jpg)

PROKALTENG.CO – PT Pertamina (Persero) melalui PT Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) nasional dalam kondisi aman dan terkendali. Saat ini, stok BBM nasional berada di kisaran 21 hari, yang merupakan cadangan operasional dalam sistem logistik energi nasional untuk menjaga kelancaran distribusi energi ke seluruh wilayah Indonesia.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV. Dumatubun, menegaskan stok sekitar 21 hari tersebut merupakan cadangan operasional yang secara rutin dikelola dalam sistem distribusi energi nasional. Stok itu terus diperbarui melalui produksi kilang domestik maupun pengadaan impor yang telah direncanakan jauh hari agar kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.

“Stok sekitar 21 hari yang dikelola Pertamina Patra Niaga merupakan stok BBM yang secara normal selalu dijaga dalam sistem logistik energi nasional. Stok ini terus dilakukan top-up atau penambahan melalui produksi dari kilang domestik maupun pengadaan impor yang telah direncanakan sebelumnya. Proses ini berlangsung rutin sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan BBM,” ujar Roberth.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Kemenperin Gencar Sosialisasi TKDN IK untuk Penggunaan Produk Lokal

Ia menjelaskan, Pertamina Patra Niaga memiliki sistem pengelolaan rantai pasok energi yang terintegrasi, mulai dari pengadaan minyak mentah dan produk BBM, pengolahan di kilang, transportasi, hingga distribusi ke berbagai wilayah Indonesia. Sistem tersebut dirancang untuk memastikan ketersediaan energi tetap terjaga dan dapat diakses masyarakat secara merata.

Menanggapi dinamika geopolitik global, termasuk konflik di kawasan Timur Tengah, Pertamina Patra Niaga juga telah menyiapkan sejumlah langkah mitigasi guna menjaga ketahanan pasokan energi nasional.

“Pertamina Patra Niaga terus memantau perkembangan situasi global dan telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif, antara lain melalui diversifikasi sumber pasokan minyak mentah dan produk BBM, penguatan ketahanan logistik dan distribusi, optimalisasi operasi kilang dalam negeri, serta peningkatan koordinasi dengan pemerintah dan para pemangku kepentingan,” jelas Roberth.

Dengan berbagai langkah tersebut, Pertamina Patra Niaga memastikan rantai pasok energi nasional tetap berjalan baik sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara optimal.

Baca Juga :  Berbahaya Bagi Pers, Pasal-pasal UU ITE Ini Mendesak Direvisi

Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan, Edi Mangun, memastikan stok BBM di wilayah Kalimantan juga berada dalam kondisi aman. Ia mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan atau panic buying.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan. Pembelian berlebihan berpotensi mengganggu distribusi yang selama ini berjalan normal. Dengan penggunaan yang bijak, distribusi energi dapat terus terjaga sehingga seluruh masyarakat tetap mendapatkan akses BBM,” jelasnya.

Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat, dunia usaha, serta perekonomian nasional tetap terpenuhi dengan baik. Perusahaan juga terus memantau perkembangan situasi global dan menyiapkan langkah strategis guna menjaga keamanan pasokan energi di seluruh wilayah Indonesia.

Apabila masyarakat memerlukan informasi lebih lanjut, dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135. (jpg)

Terpopuler

Artikel Terbaru

/